Sungai Raya (Antara Kalbar) - Seorang petugas kebersihan (Cleaning Cervice) salah satu perusahaan swasta yang juga warga Kabupaten Kubu Raya mendapatkan rumah gratis lengkap dengan berbagai perabotannya dari APERSI (Asosiasi Pengembang Perumahan Dan Permukiman Seluruh Indonesia) Kalbar.

Sujud syukur diiringi tangis kebahagiaan sontak, ketika Wakil Bupati Kubu Raya Hermanus didampingi Developer Grand Afriz, Junaidi Abdilah dan para pengurus DPD APERSI memberikan kunci rumah gratis bagi Asnawati dan keluarga, di Sungai Raya, Jumat.

Ditempat yang sama, Wakil Bupati Kubu Raya, Hermanus memberi dukungan penuh atas program CSR dari pengembang perumahan yang ada di kabupaten itu yang memiliki program khusus dalam memberikan rumah gratis bagi masyarakat yang kurang mampu.

"Kita sangat mendukung program-program seperti ini, apalagi ini sangat membantu kita dalam memberikan ketersediaan tempat tinggal yang sehat bagi masyarakat kita di Kubu Raya. Program seperti ini kita harapkan mampu juga dilakukan oleh pengembang-pengembang yang lain, dimana mereka dapat memberikan CSR nya dalam bentuk rumah gratis bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah dan tidak memiliki rumah," kata Hermanus,

Satu unit rumah dengan dua kamar tidur yang dilengkapi dengan isinya diberikan APERSI bagi Asnawati dan Keluarga, rumah tersebut akan menjadi milik Asnawati dan Keluarga.

Pertambahan penduduk setiap tahun membuat kebutuhan akan rumah terus mengalami peningkatan. Namun sayangnya ketersediaan rumah terutama bagi masyarakat miskin belum mampu mengimbangi kebutuhan tersebut.

Hal itulah yang dialami oleh Asnawati, salah satu warga Kubu Raya yang sejak lama memimpikan memiliki rumah pribadi. Cleaning service salah satu perusahaan swasta di Pontianak tersebut telah lama memimpikan rumah.

Namun hal itu sulit diwujudkannya bahkan tidak mungkin baginya, sebab harga rumah saat ini sudah sangat tinggi, terlebih gaji yang hanya cukup untuk makan sehari-hari, sehingga tidak mungkin baginya dapat memiliki rumah sendiri.

Selama bertahun-tahun tinggal di rumah kontrakan di tepian sungai di Desa Ambawang Kuala, kecamatan Sungai Ambawang, membuatnya harus putar otak setiap bulan untuk menyisihkan gajinya yang sangat kecil untuk membagi untuk biaya kontrakan dan biaya hidup sehari-hari.

Meski demikian, Asnawati tetap tegar menjalani hidup dan menghidupi anak-anaknya setelah peninggalan suaminya. Selama bertahun-tahun Asnawati harus mengurus dan menghidupi kebutuhan keluarganya sendiri dengan bekerja sebagai petugas kebersihan.

Tapi, adalah sebuah mimpi yang menjadi kenyataan bagi Asnawati dan keluarganya. Betapa tidak, Asnawati dan keluarga didampingi Wakil Bupati Kubu Raya, Hermanus, mendapat rumah gratis dari APERSI di Kompleks Grand Afriz Sungai Ambawang.

Asnawati mengatakan dirinya sangat bahagia akhirnya bias mendapatkan rumah yang selama ini telah diimpikannya.

"Saya selama ini sangat ingin bahkan selalu memimpikan miliki rumah pribadi, karena saya selama ini mengontrak dengan anak-anak saya. Tapi saya selalu yakin dan berdoa kepada Allah, kirinya Allah memberi saya jalan untuk mendapatkan rumah dan hari ini doa saya telah diijabah oleh Allah," kate Asnawati sambil berderai air mata.

(KR-RDO/A029)

Pewarta: Rendra Oxtora
: Nurul Hayat

COPYRIGHT © ANTARA 2026