Putussibau (Antara Kalbar) - Masyarakat di daerah perbatasan RI-Malaysia di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu, sempat dihebohkan adanya isu penyamun yang hendak mengambil kepala manusia untuk tumbal pembangunan.
Namun isu tersebut dibantah tegas oleh Dandim 1206/Psb Letkol Kav Budiman Ciptadi.
"Isu penyamun di perbatasan belum bisa dibuktikan kebenarannya, tentunya kami tidak mungkin tinggal diam, termasuk juga pihak keamanan, jadi isu tersebut jangan dibuat menjadi keresahan," kata Budiman.
Diakui Budiman, masyarakat perbatasan khususnya di Kecamatan Badau melaksanakan ronda malam, hal ini juga tentunya koordinasi dengan sejumlah pihak.
"Memang masyarakat melakukan ronda, saya rasa ini juga ada dampak positifnya, tetapi saya imbau kepada seluruh masyarakat khususnya di daerah perbatasan agar tidak terlalu berlebihan," ujarnya.
Apabila ada sesuatu yang mencurigakan, sebaiknya segera menginformasikan kepada petugas terdekat.
"Jangan sampai main hakim sendiri, yang jelas untuk isu penyamun sampai sekarang belum bisa dibuktikan, itu baru katanya," ujar Budiman.

Pewarta: Timo
Editor : Teguh Imam Wibowo

COPYRIGHT © ANTARA 2026