Putussibau (Antara Kalbar) - Petugas pemadam kebakaran Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu memadamkan api di kediaman Sulaiman, PNS di lingkungan Sekretariat DPRD setempat pada Kamis sekitar pukul 9 pagi.

    Namun Sulaiman diperkirakan mengalami kerugian ratusan juta rupiah dalam peristiwa yang terjadi di Gang Mulya RT 15, Jalan Lintas Timur Kelurahan Kedamin Hulu Kecamatan Putussibau Selatan itu.

    Kebakaran yang terjadi sempat menghebohkan Kota Putussibau yang terbilang kecil dan belum ramai penduduknya itu.

    Untuk memadamkan api, dikerahkan tiga unit mobil pemadam kebakaran milik Pemkab Kapuas Hulu. Api berhasil padam sekitar langsung menuju lokasi kebakaran, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 10. 15 WIB.

   "Saya melihat api sudah membesar, kami dengan beberapa warga langsung berupaya memadamkan api dengan mengambil air di dalam kolam, dan berusaha menyelamatkan sejumlah barang - barang, karena memang awalnya mobil pemadam kebakaran belum datang," kata Ketua RT 13 Suharto yang juga merupakan saksi mata.

Sementara Fauzi, istri Sulaiman menuturkan saat kejadian dirinya tidak berada di rumah. Ia sedang ke rumah warga RT 15 memberitahukan bahwa beras miskin sudah ada dan siap dibagikan.

Kebetulan kata Fauzi, suaminya tersebut selain seorang PNS juga sebagai Ketua RT 15.

Dengan isak tangis, Fauzi menuturkan sebelum meninggalkan rumah tadi, keponakannya sedang memasak mie instan di dapur. Namun ia tidak mengetahui apakah kompor gas yang digunakan memasak mie instant tersebut sudah dimatikan atau belum.

"Sebelum ke bandara keponakan saya tadi masak mie instant, kemungkinan dia lupa mematikan kompor gas, karena dia mau berangkat ke Pontianak naik pesawat," tutur Fauzi.

Di lokasi kejadian, Sulaiman menuturkan saat kejadian dirinya sudah berada di kantor, ketika menerima telepon ternyata yang terbakar adalah rumahnya.

"Begitu menerima kabar rumah terbakar, saya langsung pulang ternyata benar rumah saya terbakar," kata Sulaiman.

Sejauh ini Sulaiman mengaku belum mengetahui penyebab api yang melahap rumahnya tersebut, karena jika api berasal dari dapur atau kompor gas yang meledak maka sudah pasti meja kompor juga hangus terbakar.

"Saya rasa api itu bukan dari kompor gas, itu meja dapur tidak terbakar," kata Sulaiman saat berada di belakang rumahnya disela - sela pemadaman api oleh petugas dan warga.

Sementara itu, Kapolsek Putussibau Selatan IPDA Sutikno mengaku pihaknya belum bisa memberikan keterangan penyebab kebakaran tersebut karena informasi yang dihimpun masih simpang siur.

Hanya saja, kata Sutikno pihaknya masih membantu proses pemadaman dan mengamankan barang - barang yang bisa diselamatkan.

Dikatakan Sutikno, informasi yang diperoleh ada yang mengatakan akibat kompor bekas masak mie instant, ada juga yang menduga karena korsleting listrik.

"Kami belum bisa memastikan penyebab kebakaran, selain itu kami juga belum mendapatkan keterangan dari pemilik rumah, namun yang jelas kami akan tetap melakukan penyelidikan," ucapnya.


Pewarta: Timotius
Editor : Teguh Imam Wibowo

COPYRIGHT © ANTARA 2026