Pontianak (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kubu Raya terus memperkuat penataan kawasan rawa dengan mengembalikan fungsi parit sebagai sumber aliran kehidupan masyarakat.
"Komitmen ini kami tandai dengan aksi bersih-bersih Parit Ngabeh di Desa Limbung, Kecamatan Sungai Raya," kata Bupati Kubu Raya Sujiwo bersama Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan I Pontianak Muhammad Tauhid, di Sungai Raya, Jumat.
Parit Ngabeh yang sebelumnya dipenuhi sampah dan ditutupi rerumputan kini berfungsi kembali setelah dilakukan pembersihan secara kolaboratif. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari peringatan Hari Bakti Pekerjaan Umum (PU) ke-80, sekaligus menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam merawat infrastruktur dasar yang berperan penting dalam kehidupan masyarakat rawa.
Sujiwo menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Kubu Raya sebagai lokasi kegiatan nasional tersebut. Menurutnya, Parit Ngabeh merupakan titik strategis yang tidak hanya penting secara ekologis, tetapi juga potensial dikembangkan sebagai ruang publik.
"Ini parit yang sangat strategis. Jalannya nanti juga akan kami siapkan sebagai ruang publik tempat masyarakat berolahraga dan berkumpul," tuturnya.
Ia menegaskan bahwa pembenahan parit merupakan bagian dari upaya menjaga keseimbangan kawasan rawa yang menjadi karakter utama wilayah Kubu Raya. Kondisi parit yang bersih, lancar, dan terawat menurutnya adalah prasyarat penting bagi keberlanjutan aktivitas warga.
Sujiwo juga menyoroti solidnya kolaborasi antara Pemkab Kubu Raya dan balai-balai vertikal di Kalimantan Barat, khususnya BWS Kalimantan I. Ia menilai kerja sama yang dibangun selama ini mengedepankan respons cepat tanpa hambatan birokrasi.
"Kami sepakat dengan kepala balai untuk memangkas birokrasi. Cukup telepon atau WA, selama untuk kepentingan publik, langsung direspons," katanya.
Ia mencontohkan penanganan cepat BWS terhadap penyumbatan di Sungai Ambawang, Desa Simpang Kanan, yang viral beberapa waktu lalu. Dalam waktu singkat, tim BWS turun ke lapangan dan menyelesaikan persoalan tersebut.
"Kalau dikontraktualkan, mungkin nilainya ratusan miliar bantuan dari BWS yang sudah mengalir ke Kubu Raya," katanya.
Aksi bersih Parit Ngabeh disebut menjadi simbol pentingnya menjaga parit sebagai nadi kehidupan masyarakat Kubu Raya. Parit tidak hanya menjadi saluran air, tetapi juga penentu sanitasi, lingkungan, produktivitas lahan, hingga kualitas hidup warga.
"Kami berkomitmen melanjutkan program revitalisasi parit di berbagai titik, sekaligus mengajak masyarakat untuk ikut merawat parit sebagai bagian dari budaya hidup bersih dan sadar lingkungan," kata Sujiwo.
