Bengkayang (ANTARA) - Kepolisian Daerah Kalimantan Barat (Polda Kalbar) memastikan pelaksanaan pengamanan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili dan Cap Go Meh (CGM) 2026 berjalan optimal melalui pengawasan dalam Operasi Liong Kapuas 2026 di wilayah hukum Polres Bengkayang, Selasa (24/2).
Tim Pengawasan Operasi (Wasops) AKM TK III Itwasda Polda Kalbar AKBP Agung Setyo Wahyudi mengatakan pengawasan tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga menyentuh aspek manajerial dan teknis pelaksanaan operasi.
“Wasops ini untuk meninjau dan mengawasi seluruh tahapan operasi, mulai dari perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan hingga pengendalian, agar pengamanan Imlek dan Cap Go Meh berjalan aman dan kondusif,” katanya saat meninjau kesiapan pengamanan di wilayah hukum Polres Bengkayang, Selasa.
Menurut dia, setiap personel yang terlibat dalam Operasi Liong Kapuas 2026 harus memahami tugas pokok dan fungsi masing-masing karena operasi tersebut masih berlangsung hingga 4 Maret 2026.
Pengawasan yang dilakukan oleh Tim Pengawasan Operasi (Wasops) dari Polda Kalbar di Bengkayang, kata dia, untuk memastikan seluruh tahapan operasi berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP), baik dari sisi kesiapan personel, sarana prasarana, maupun sistem pengendalian dan pelaporan.
"Kami sudah meninjau pos pengamanan di Pasar Bengkayang untuk mengecek langsung kesiapan anggota di lapangan, termasuk kelengkapan fasilitas pendukung serta mekanisme pelaporan situasi kamtibmas selama rangkaian perayaan berlangsung," ujarnya.
Selanjutnya, tim melakukan pemeriksaan di Posko Operasi Liong Kapuas 2026 yang berada di Command Center Polres Bengkayang. Pemeriksaan difokuskan pada kelengkapan administrasi, panel data operasi, serta sistem pengendalian terpusat untuk memastikan respons cepat terhadap potensi gangguan keamanan.
Selain itu, pengawasan juga mencakup aspek pengelolaan anggaran agar digunakan secara tepat sasaran serta mendukung optimalisasi kinerja personel di lapangan.
Melalui pengawasan melekat tersebut, dia memastikan jajaran di daerah itu mampu memberikan rasa aman kepada masyarakat dalam merayakan tradisi Imlek dan Cap Go Meh, sekaligus menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kabupaten Bengkayang.
Sementara itu, Kabagops Kompol Rismanto Ginting menyampaikan bahwa pengawasan tersebut menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan Operasi Liong Kapuas 2026.
“Kami terbuka terhadap masukan dan koreksi agar pelaksanaan operasi semakin profesional, transparan, dan tepat sasaran,” ujarnya.
Pengawasan juga menyoroti pengelolaan anggaran operasi dan optimalisasi kinerja personel di lapangan, mengingat tingginya mobilitas masyarakat selama rangkaian perayaan Imlek dan Cap Go Meh di wilayah Kabupaten Bengkayang.
Melalui pengawasan melekat ini, dia berharap pengamanan kegiatan budaya dan keagamaan tersebut dapat berjalan kondusif serta memberikan rasa aman bagi masyarakat.
