Simpang Empat (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat Sumatera Barat menurunkan ekskavator untuk mencari warga yang masih tertimbun longsor di Tinggam Nagari (Desa) Sinuruik Kecamatan Talamau.
"Sore menjelang Magrib Alhamdulillah satu unit alat berat telah sampai setelah melalui jalan panjang menempuh Malampah, Kumpulan, Lubuk Sikaping, Panti dan Duo Koto Kebupaten Pasaman," kata Wakil Bupati Pasaman Barat M.Ihpan di Tinggam Talamau, Selasa.
Menurutnya pihaknya terpaksa membawa alat berat melalui kabupaten tetangga karena jalan provinsi dari Simpang Empat-Talamau putus total karena terbang dan longsor.
"Kita tidak ingin masyarakat semakin lama menunggu makanya dibawa alat melalui Kabupaten Pasaman," katanya.
Baca juga: Komnas HAM dorong layanan pemulihan trauma karena bencana di SumateraTerkait pencarian korban longsor pihaknya akan memulai pada Rabu (3/12) karena saat ini sudah malam hari.
Dari informasi awal, katanya, masih ada empat orang lagi yang tertimbun di dalam reruntuhan longsor.
"Mengingat cuaca sudah gelap maka pencarian atau evakuasi akan dimulai pada besok," katanya.
Dia mengharapkan masyarakat dapat bersama-sama menjaga situasi agar tetap kondusif dan mendukung pencarian korban nantinya.
Wali Nagari (Desa) Sinuruik Frianton mengatakan dari bencana longsor yang terjadi pada Jumat (28/11) lalu itu menyebabkan lima orang tertimbun longsor. Satu orang di antaranya sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.
"Satu orang korban atas nama Yelma Yunita (41) telah ditemukan pada Senin (1/12) dan telah dimakamkan," katanya.
Sedangkan empat orang lagi yakni Raffael Gusti (7), Diam Fernanda (24), Amrizal (38) dan Nurhayati (35) masih dalam pencarian.
Baca juga: Presiden Prabowo belum tetapkan status bencana nasional
Baca juga: Lintas Aceh Tamiang - Sumatera Utara kembali normal, sudah bisa dilintasi truk besar
