Pontianak (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat menetapkan Lomba Sampan Bidar masuk dalam kalender kegiatan tahunan daerah tersebut.
"Ini bagian dari upaya kita melestarikan budaya sampan bidar yang merupakan warisan leluhur. Maka, wajib kita jaga," kata Bupati Kubu Raya, Sujiwo di Sungai Raya, Senin.
Sujiwo mengatakan penyelenggaraan lomba ini merupakan wujud dari janjinya untuk mengangkat kembali olahraga tradisional agar tetap hidup di tengah masyarakat. Untuk meningkatkan gengsi dan antusiasme peserta, pemerintah daerah akan menyiapkan hadiah total Rp50 juta bersih pada penyelenggaraan tahun depan.
Ia juga mengajak seluruh peserta dan komunitas pencinta olahraga dayung, baik sampan bidar maupun dragon boat, untuk mempersiapkan diri menghadapi agenda di tahun-tahun berikutnya.
"Setiap tahun akan kita gelar, dan tahun depan hadiahnya kita genapkan menjadi Rp50 juta khusus untuk para pemenang, bersih," tuturnya.
Sujiwo menuturkan pemerintah berencana mengembangkan Desa Jeruju Besar sebagai desa wisata yang diperkuat melalui kegiatan budaya dan olahraga tradisional seperti lomba sampan bidar.
"Ini sekaligus mendukung Desa Jeruju Besar sebagai desa wisata," katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Kubu Raya, Rini Kurnia Solihat, menjelaskan lomba tahun ini diikuti peserta dari berbagai kabupaten di Kalimantan Barat. Perlombaan berlangsung mulai babak penyisihan hingga semifinal dan final.
"Ada empat tim dari Kabupaten Kubu Raya, satu tim dari Mempawah, satu dari Sambas, satu dari Sekadau, dan satu dari Landak," kata Rini.
Ia menambahkan, kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Pemkab Kubu Raya dalam memasyarakatkan olahraga tradisional sekaligus memperkuat identitas budaya daerah.
"Para semifinalis memperebutkan hadiah lebih dari Rp40 juta yang bersumber dari dukungan APBD melalui Disporapar," tuturnya.
Dengan masuknya sampan bidar dalam kalender tahunan, pemerintah daerah berharap tradisi ini semakin dikenal, menjadi daya tarik wisata, serta memperkuat kebersamaan masyarakat pesisir Kubu Raya.
