Jakarta (ANTARA) - Sejumlah warga menyebutkan banyak orang ingin mengadopsi bayi yang ditemukan di gerobak nasi uduk di depan rumah warga di Jalan Pejaten Raya RT 01/02, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pada Selasa (3/3) sore.
"Banyak yang mau adopsi," kata warga bernama Marliana kepada wartawan di lokasi penemuan bayi kawasan Pasar Minggu, Jakarta, Kamis.
Apalagi, kata dia, bayi yang ditemukan itu dalam keadaan sehat dan memiliki surat lahir.
Kendati demikian, sang bayi itu telah dibawa Dinas Sosial (Dinsos) untuk segera dibawa ke panti agar bisa ditangani lebih lanjut. "Semuanya sudah dibawa Dinsos," katanya.
Ketua RT 10 setempat, Pulung menambahkan, ada warganya yang mengaku juga ingin mengadopsi sang bayi. "Alhamdulillah ini ada warga saya juga mau mengadopsi, kita sudah bilang Dinas Sosial syarat-syarat apa," katanya.
Seorang bayi perempuan yang masih hidup dan berusia dua hari ditemukan di dalam gerobak nasi uduk di depan rumah warga di Jalan Pejaten Raya RT 01/02, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa sore.
Kapolsek Pasar Minggu, Kompol Anggiat Sinambela mengatakan, bayi itu ditemukan pada Selasa sore pukul 17.30 WIB dan dilaporkan kepada polisi pada 17.43 WIB.
Setelah mendapatkan informasi, personel Polsek Pasar Minggu mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan memastikan kondisi sang bayi melalui para saksi.
Saat ditemukan, bayi itu memakai pakaian bermotif boneka beruang berwarna biru dan diselimuti selimut berwarna putih. Dalam tas itu juga terdapat sejumlah barang lainnya, yakni susu bubuk, tisu basah, sarung tangan dan secarik kertas yang terdapat tulisan.
Bayi perempuan tersebut diperkirakan berusia dua hari berdasarkan tulisan di kertas yang ditulis oleh seorang bernama Zidan. Dia diduga sengaja menelantarkan bayi di TKP.
Hingga akhirnya para saksi memutuskan melapor penemuan bayi yang hidup itu kepada RT dan polisi. Informasi penemuan bayi itu juga telah dilaporkan ke Polsek Pasar Minggu melalui grup WA Polsek Pasar Minggu.
Selanjutnya, Piket Fungsi Polsek Pasar Minggu melakukan upaya pencarian rekaman CCTV serta berkoordinasi dengan RT, Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), Puskesmas Pasar Minggu dan Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan.
"Pukul 19.55 WIB seorang bayi perempuan itu dibawa ke Puskesmas Pasar Minggu guna penanganan medis lebih lanjut," katanya.
