Bengkayang (ANTARA) - Pemerintah Kota Singkawang, Kalbar menyatakan komitmen mendukung percepatan proses administrasi pembiayaan perumahan serta optimalisasi penyerapan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan di daerah tersebut.
Komitmen itu disampaikan Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie saat menghadiri kegiatan Sosialisasi KUR Perumahan dan Akad Perumahan bersama BNI, sosialisasi rumah subsidi, serta program PNM–SMF Melawan Rentenir di Singkawang, Rabu.
Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie mengapresiasi kehadiran pemerintah pusat yang membawa program strategis pembiayaan perumahan dengan skema bunga maksimal enam persen.
Menurut dia, kebijakan tersebut menjadi angin segar bagi pelaku UMKM dan sektor perumahan di Kota Singkawang.
“Pemerintah Kota Singkawang siap mendukung percepatan proses administrasi dan koordinasi lintas sektor agar program ini berjalan efektif dan tepat sasaran,” ujarnya.
Ia mengharapkan kemudahan akses pembiayaan melalui KUR Perumahan mendorong pelaku usaha berkembang dan naik kelas, sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap hunian layak dan terjangkau.
Selain itu, Pemkot Singkawang mendukung realisasi program pembangunan tiga juta rumah yang menjadi salah satu prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Program tersebut dinilai dapat menjawab kebutuhan perumahan sekaligus memperkuat ekosistem pembiayaan yang sehat dan inklusif.
Ia mengatakan sebagai kota perdagangan, jasa, dan pariwisata yang terus berkembang, Singkawang memiliki potensi besar dalam penyerapan KUR Perumahan.
Dengan dukungan regulasi dan percepatan layanan administrasi, ia optimistis realisasi program tersebut dapat berjalan maksimal.
“Dengan sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, perbankan, dan pelaku usaha, kami yakin KUR Perumahan akan memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah serta peningkatan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Pemkot Singkawang akan terus memperkuat koordinasi dengan perbankan dan instansi terkait guna memastikan proses pengajuan, verifikasi, hingga realisasi pembiayaan dapat dilakukan secara cepat, transparan, dan akuntabel.
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Singkawang Muhammadin, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI Maruarar Sirait, serta Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Hadir pula Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Sekretaris Daerah Kota Singkawang, serta para pengusaha, kontraktor, pengembang, dan pelaku UMKM setempat.
