Buleleng, Bali (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Buleleng Bali melalui Dinas Komunikasi, Informasi, Persandian dan Statistik (Kominfosanti) setempat meningkatkan kerja sama dengan Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Provinsi Bali dalam upaya melindungi pekerja migran di daerah tersebut.
"Kami menilai ini adalah langkah yang sangat baik dalam upaya mewujudkan kerja sama demi dukungan nyata kepada para pekerja migran kita," kata Kepala Dinas Kominfosanti Buleleng Made Suharta saat menerima audensi BP3MI Provinsi Bali di Buleleng, Bali, Jumat.
Menurutnya, pemerintah daerah dalam hal ini Diskominfosanti siap mendukung langkah-langkah Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KemenP2MI)/BP2MI adalah lembaga negara yang bertanggung jawab merumuskan kebijakan, menempatkan, dan melindungi pekerja migran Indonesia (PMI).
Adapun jalinan kerja sama terkait dengan program-program yang akan dilaksanakan akan diarahkan pada program-program nyata dimana pemerintah daerah bisa mendukung perlindungan nyata kepada kalangan PMI utamanya asal Buleleng.
Pihaknya mengaku siap mendukung penuh penyebarluasan informasi program dimaksud, baik melalui platform media sosial, siaran keliling hingga penayangan melalui videotron.
“Program dari BP3MI kami nilai sangat penting untuk diketahui masyarakat, khususnya pekerja migran itu sendiri agar nantinya dapat pengetahuan tentang perlindungan pekerja migrant dan mencegah hal-hal yang sekiranya berdampak tidak baik,” ujar Suharta.
Sementara itu, Kepala BP3MI Bali,Muhammad Iqbal mengatakan pihaknya merupakan pejabat baru pada 2026. Sehingga menilai penting melakukan kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Buleleng.
Terlebih, kata dia, pada data yang ada tercatat bahwa Bali merupakan enam besar secara nasional dalam kosentrasi PMI dan Buleleng adalah yang tertinggi di Pulau Dewata dengan pekerja migran terbanyak.
“Kami berharap program-program Kementerian yang menjadi titik tekan utama dapat dikerjasamakan kepada Pemkab Buleleng khususnya Dinas Kominfosanti Buleleng sehingga dapat tersebarluas dan langsung mengena kepada pekerja migran,” ujarnya.
Dia menambahkan BP3MI Bali memiliki beberapa program strategis, salah satunya adalah Kampanye Nasional Migrasi Aman. Program itu diharapkan dapat menyentuh masyarakat secara merata di Buleleng, sehingga potensi-potensi yang bersifat merugikan bagi PMI di Buleleng dapat dicegah sedini mungkin.
Pewarta: Rolandus Nampu/IMBA PurnomoUploader : Admin Antarakalbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026