Polres Cianjur selidiki penyebab kecelakaan tewaskan sopir truk
- 3 April 2026 09:07
Puluhan sopir truk ekspedisi memarkirkan kendaraannya di halaman Gedung DPRD Kalimantan Barat di Pontiana, Senin (25/11), sebagai bentuk protes karena sulitnya mendapatkan BBM jenis solar bersubsidi. Keluhan mereka sebelumnya pernah disampaikan ke DPRD Kalbar, namun ternyata tidak memberikan hasil dan DPRD kalbar dinilai tidak memperjuangkan aspirasi sebelumnya, yaitu menuntut Pertamina menyediakan solar. SPBU-SPBU diminta melayani pembelian solar untuk truk-truk, bukan malah menjual ke para pengecer pembawa jeriken, kata Wakil Ketua II Forum Komunikasi Sopir Ekspedisi Kalbar, Amir Hamzah di Pontianak, Senin. FOTO ANTARA Kalbar/Andilala
Puluhan sopir truk ekspedisi memarkirkan kendaraannya di halaman Gedung DPRD Kalimantan Barat di Pontiana, Senin (25/11), sebagai bentuk protes karena sulitnya mendapatkan BBM jenis solar bersubsidi. Keluhan mereka sebelumnya pernah disampaikan ke DPRD Kalbar, namun ternyata tidak memberikan hasil dan DPRD kalbar dinilai tidak memperjuangkan aspirasi sebelumnya, yaitu menuntut Pertamina menyediakan solar. SPBU-SPBU diminta melayani pembelian solar untuk truk-truk, bukan malah menjual ke para pengecer pembawa jeriken, kata Wakil Ketua II Forum Komunikasi Sopir Ekspedisi Kalbar, Amir Hamzah di Pontianak, Senin. FOTO ANTARA Kalbar/Andilala
Puluhan sopir truk ekspedisi memarkirkan kendaraannya di halaman Gedung DPRD Kalimantan Barat di Pontiana, Senin (25/11), sebagai bentuk protes karena sulitnya mendapatkan BBM jenis solar bersubsidi. Keluhan mereka sebelumnya pernah disampaikan ke DPRD Kalbar, namun ternyata tidak memberikan hasil dan DPRD kalbar dinilai tidak memperjuangkan aspirasi sebelumnya, yaitu menuntut Pertamina menyediakan solar. SPBU-SPBU diminta melayani pembelian solar untuk truk-truk, bukan malah menjual ke para pengecer pembawa jeriken,kata Wakil Ketua II Forum Komunikasi Sopir Ekspedisi Kalbar, Amir Hamzah di Pontianak, Senin. FOTO ANTARA Kalbar/Andilala
Puluhan sopir truk ekspedisi memarkirkan kendaraannya di halaman Gedung DPRD Kalimantan Barat di Pontiana, Senin (25/11), sebagai bentuk protes karena sulitnya mendapatkan BBM jenis solar bersubsidi. Keluhan mereka sebelumnya pernah disampaikan ke DPRD Kalbar, namun ternyata tidak memberikan hasil dan DPRD kalbar dinilai tidak memperjuangkan aspirasi sebelumnya, yaitu menuntut Pertamina menyediakan solar. SPBU-SPBU diminta melayani pembelian solar untuk truk-truk, bukan malah menjual ke para pengecer pembawa jeriken,kata Wakil Ketua II Forum Komunikasi Sopir Ekspedisi Kalbar, Amir Hamzah di Pontianak, Senin. FOTO ANTARA Kalbar/Andilala