Asap Pontianak Semakin Parah

  • Rabu, 16 September 2015 15:51

Seorang pengendara melintasi Jembatan Kapuas yang diselimuti kabut asap tebal di Pontianak, Kalbar, Rabu (16/9). Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika menyatakan bahwa berdasarkan hasil pantauan Satelit AQUA/Terra Modis per 16 September menunjukkan adanya 223 titik api yang disebabkan dari kebakaran hutan dan lahan di empat kabupaten di Kalbar. Hal tersebut menimbulkan kabut asap dengan Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) mencapai 1.100 atau sangat berbahaya. ANTARA FOTO/Jessica Helena Wuysang/15

Sejumlah pengendara melintasi Jembatan Kapuas yang diselimuti kabut asap tebal di Pontianak, Kalbar, Rabu (16/9). Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika menyatakan bahwa berdasarkan hasil pantauan Satelit AQUA/Terra Modis per 16 September menunjukkan adanya 223 titik api yang disebabkan dari kebakaran hutan dan lahan di empat kabupaten di Kalbar. Hal tersebut menimbulkan kabut asap dengan Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) mencapai 1.100 atau sangat berbahaya. ANTARA FOTO/Jessica Helena Wuysang/15

Sejumlah pengendara melintasi Jembatan Kapuas yang diselimuti kabut asap tebal di Pontianak, Kalbar, Rabu (16/9). Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika menyatakan bahwa berdasarkan hasil pantauan Satelit AQUA/Terra Modis per 16 September menunjukkan adanya 223 titik api yang disebabkan dari kebakaran hutan dan lahan di empat kabupaten di Kalbar. Hal tersebut menimbulkan kabut asap dengan Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) mencapai 1.100 atau sangat berbahaya. ANTARA FOTO/Jessica Helena Wuysang/15

Sejumlah pengendara melintasi jalan yang diselimuti kabut asap tebal di Jalan Tanjung Raya, Pontianak, Kalbar, Rabu (16/9). Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika menyatakan bahwa berdasarkan hasil pantauan Satelit AQUA/Terra Modis per 16 September menunjukkan adanya 223 titik api yang disebabkan dari kebakaran hutan dan lahan di empat kabupaten di Kalbar. Hal tersebut menimbulkan kabut asap dengan Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) mencapai 1.100 atau sangat berbahaya. ANTARA FOTO/Jessica Helena Wuysang/15

Berita Terkait

Salat Istisqa Pontianak

Salat Istisqa Pontianak

  • 16 September 2015 16:07
Asap Pontianak Semakin Parah

Asap Pontianak Semakin Parah

  • 16 September 2015 15:51
Abaikan Larangan Pembakaran

Abaikan Larangan Pembakaran

  • 15 September 2015 13:20
Lahan TPA Kubu Raya Diperluas

Lahan TPA Kubu Raya Diperluas

  • 1 Januari 1970 07:00