#VALIDITAS DATA

Kami memiliki 50 berita tentang validitas data

Lima arah kebijakan percepatan penanggulangan kemiskinan di Pontianak

Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak berkomitmen mempercepat penanggulangan kemiskinan melalui lima arah kebijakan utama yang ...

Kanwil Kemenkum Kalbar ikuti rapat koordinasi penerbitan SKT Partai Politik Baru

Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Barat (Kanwil Kemenkum Kalbar) mengikuti Rapat Koordinasi Penerbitan Surat Keterangan ...

Peraturan Pemerintah No.45/2025 harus perhatikan keberlanjutan industri sawit

Pakar Hukum Kehutanan Universitas Al-Azhar Indonesia Sadino mengingatkan implementasi Peraturan Pemerintah (PP) No. 45 Tahun 2025 ...

KPU Bengkayang Kalbar coklit terbatas perkuat pemuktahiran data

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, melakukan kegiatan pencocokan dan penelitian (coklit) ...

Dua akta lahir di Pontianak tidak terkait kasus perdagangan bayi

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Pontianak menegaskan bahwa dua akta kelahiran yang diterbitkan ...

Fisipol Untan dan AJI Latih Dosen Gunakan AI untuk Riset dan Cek Fakta

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) Universitas Tanjungpura Pontianak bekerja sama dengan Aliansi Jurnalis ...

Pemkab Kubu Raya percepat layanan kependudukan lewat Program Seledri

Pemerintah Kabupaten Kubu Raya Kalimantan Barat terus mengoptimalkan percepatan layanan administrasi kependudukan melalui program ...

1.481 guru di Bengkulu terima tunjang profesi

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melalui Direktorat Jenderal Perbendaharaan mencatat, sebanyak 1.481 guru di Provinsi Bengkulu ...

Menaker tekankan pentingnya data valid terkait jumlah PHK massal

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menekankan, pentingnya data valid terkait jumlah pemutusan hubungan kerja (PHK) ...

Kemenkumham Kalbar memperkuat rekonsiliasi untuk efisiensi anggaran

Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwil Kemenkumham) Kalimantan Barat melakukan rekonsiliasi di seluruh ...