Sintang (Antara Kalbar) - Sekretaris Dinas PU Kabupaten Sintang, Zulkarnain menegaskan jika drainase Pasar Masuka ingin dibangun maka pembangunan drainase tersebut harus dilaksanakan secara terpadu.

Dikatakannya, jika yang membangun Pasar Masuka tersebut ialah Disperindagkop dan UKM Kabupaten Sintang maka drainase yang akan dibangun harus dikerjakan oleh Disperindagkop dan UKM Kabupaten Sintang.

"Apa sebab? Karena yang tahu titik-titik saluran air pada bangunan Pasar Masuka ialah Disperindagkop sehingga jika PU yang membangun drainasenya maka Dinas PU harus bertanya dahulu mengenai titik-titik saluran air pada bangunan pasar tersebut," katanya.

Menurut dia harusnya pembangunan Pasar Masuka, Terminal Pasar Masuka dan drainasenya harus dibangun secara terpadu oleh satu instansi dan tidak bisa terpisah-pisah.

"Kalau misalkan pasarnya dibangun Disperindag, terminalnya dibangun Dinas Perhubungan kemudian drainasenya dibangun Dinas PU maka akan menyulitkan pekerjaan. Sebab yang mengetahui letak kemiringan terminal untuk air mengalir yaitu Dinas Perhubungan. Jadi kalau drainasenya dibangun PU maka Dinas PU harus bertanya ke Disperindagkop dan Dinas Perhubungan," jelasnya.

Ia menyampaikan pembuatan drainase harus ditangani secara utuh agar bisa direncanakan dengan baik. Dikatakannya, untuk drainase lingkungan pasar yaitu drainase tersiernya sebaiknya dibangun oleh Disperindagkop. Drainase ini harus dihubungkan ke drainase sekunder dan saluran primer yang telah disiapkan di jalan utama.

Zulkarnain menilai pembangunan drainase Pasar Masuka akan sedikit menemui kendala sebab letak pasar lebih rendah dari jalan utama. "Ini sedikit problem yang harus dipikirkan. Secara teknis pembangunan drainase bisa dilakukan dengan sistem kolam-kolam. Dari kolam baru dialirkan ke saluran sekunder dan primer," katanya.

Dia juga menyarankan agar Terminal Pasar Masuka dioprek agar lebih kuat dan tahan hingga bertahun-tahun. Dikatakan dia, jika Terminal Pasar Masuka hanya dibangun dengan kondisi sekarang maka tidak akan lama bertahan.

"Kami juga menyarankan agar jalan utama menuju Pasar Masuka diperlebar sebab kapasitas pasar semakin hari akan bertambah padat dengan aktivitas masyarakat," jelasnya.

(Faiz/N005)

Pewarta:

Editor : Nurul Hayat


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2014