Jakarta (Antara Kalbar) -  Selama dua bulan ini, Korps Marinir TNI AL dan penyelam asing dan setempat bahu-membahu merehabilitasi terumbu karang di Pantai Malalayang, Manado, Sulawesi Utara.

"Upaya ini untuk membantu pelestarian terumbu karang di Indonesia, untuk mendukung gerakan Sejuta Terumbu Karang, sesuai perintah komandan kami," kata Komandan Batalion Markas Pertahanan Pangkalan VIII/Bitung, Mayor Marinir Istepanus Ginting, dalam keterangan pers diterima di Jakarta, Minggu.

Sebelumnya, Komandan Korps Marinir TNI AL, Mayor Jenderal TNI Marinir Buyung Lelana, mencanangkan Save Our Littoral Life (SOLL) dengan menanam satu juta terumbu karang mulai dari Sabang sampai Merauke. Konservasi lingkungan sekaligus bina potensi maritim TNI AL ini berpuncak pada 17 Agustus nanti. 

Menurut Ginting, rehabilitasi karang ini sudah kesekian kalinya dan kelanjutan dari penanaman terumbu karang di tempat sama dan di Pulau Lembeh, Bitung. Penanaman terumbu karang ini sebagai bagian dari pembinaan potensi maritim untuk memulihkan ekosistem laut.

Mengingat kegiatan ini memerlukan kerja sama dari seluruh masyarakat, Korps Marinir TNI AL juga demikian. "Tak hanya pulau Lembeh, kami bersama-sama dengan Marinir melakukan rehabilitasi terumbu karang. Misalnya di sekitar Mando Tateli, di Taman Nasional Siladen Bunaken dan di Pulau Bangka-Minahasa Utara," kata Ulfa Takke dari Yayasan Suara Pulau.

Pewarta:

Editor : Admin Antarakalbar


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2015