Pontianak (Antara Kalbar) - Dahulu Bank Kalbar bernama BPD. Singkatan dari Bank Pembangunan Daerah. Saat   
itu tahun 1980-an dimana saya bertugas di Mempawah, BPD masih kecil. Bangunan kantor cabangnya pun sederhana.
   
    Ya seperti rumah biasa model kampung. Kini, tentu saja berbeda dengan "tempo doeloe". Sejak zaman Gubernur Oevaang Oeray sampai saya memimpin Provinsi Kalimantan Barat, kita ingin Bank Kalbar semakin besar dan sehat.
   
    Saya selaku pemegang saham mayoritas berharap Bank Kalbar tumbuh lebih eksis lagi dengan prinsip kehati-hatian yang sempurna. Oleh karena itu kepada jajaran direksi, komisaris sampai karyawan, ikuti segenap aturan yang berlaku di Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan.
    
  Bank Kalbar tidak hanya mampu menjadi tuan rumah di level provinsi, tapi juga mewarnai perekonomian nasional, regional, bahkan internasional.

Pewarta:

Editor : Teguh Imam Wibowo


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2016