Sambas (Antara Kalbar) - Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat,Trisno mengatakan hingga saat ini sekitar 70 persen jalan yang ada di Sambas khususnya yang berstatus nasional kondisinya baik.

"Sebagian besar kondisi jalan dengan status jalan nasional kondisi yang baik dan beraspal. Walaupun ada beberapa ruas jalan dengan status jalan nasional yang masih rusak dan perlu perhatian pemerintah," ujarnya saat dihubungi di Sambas, Kamis.

Sementara kata Trisno jika jalan nasional telah mencapai 70 persen dalam kondisi yang baik, namun jalan status kabupaten yang dalam keadaan baik baru mencapai 50 persen.

"Selebihnya jalan kabupaten yang mengalami kerusakan terdiri rusak sedang dan mengalami kerusakan yang sangat buruk. Mengenai ruas jalan mana yang bagus dan mana yang rusak, kita kurang hapal. Dalam hal ini dinas PU yang mempunyai data tersebut," kata Trisno.

Baca: Warga Protes Kerusakan Jalan Karena Angkutan Sawit

Kemudian untuk jalan desa ia mengatakan bahwa dengan adanya Dana Desa (DD) dan alokasi dana desa (ADD), diharapkan desa dapat memasukkan perencanaan perbaikan jalan yang berstatus jalan desa.

"Pihak desa tidak perlu lagi harus menunggu anggaran dari kabupaten, untuk memperbaiki jalan desa di desa-desa di Kabupaten Sambas," kata Trisno.

Terkait menghadapi lebaran mendatang, ia memastikan kondisi jalan yang ada di Kabupaten Sambas tidak mengganggu aktivitas pengendara.

Simak pula: Infrastruktur Perbatasan Indonesia - Malaysia Rusak Parah

"Dalam rapat bersama Dinas PU Sambas beberapa waktu lalu, sudah menyepakati bahwa Dinas terkait yaitu Dinas PU melakukan perbaikan jalan kabupaten. Sehingga pada saat lebaran nanti kondisi jalan sudah dalam keadaan yang baik. Walaupun belum bisa dilapisi aspal keseluruhannya. Namun minimal sudah ditimbun dengan material campuran batu dan pasir, sehingga tidak menghambat masyarakat," kata dia.

Ia menambahkan bahwa pihaknya juga akan melakukan pengawasan sesuai tugasnya agar sebelum lebaran, kondisi jalan khususnya jalan kabupaten dalam kondisi yang baik.

"Sesuai fungsi kita akan melakukan pengawasan, kita kejar pelaksanaan pekerjaan sesuai rencana. Untuk itu kita juga minta jangan membangun pada musim hujan. Selain itu juga kalau bisa, hampir seluruh kecamatan agar dilakukan perehaban hingga menyebar ke seluruh kabupaten," harapnya.

(KR-DDI/N005)

Pewarta: Dedi

Editor : Nurul Hayat


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2017