Pontianak (Antara Kalbar) - Karang Taruna Damarsari Desa Semata, Sambas, Kalimantan Barat, melakukan sosialisasi kepada sejumlah nelayan di daerah tersebut tentang ikan-ikan langka yang perlu dilindungi agar kelestarian hewan air tersebut tetap terjaga.

"Sosialisasi yang kita lakukan sebagai wujud peran aktif Karang Taruna dalam kegiatan masyarakat dan menjadi pengarah pemuda di desa-desa untuk berbuat ke arah positif serta berdampak untuk kemajuan daerah," ujar Ketua Panitia Sosialisasi, Petor saat dihubungi di Sambas.

Ia berharap dengan adanya sosialisasi masyarakat nelayan tahu mana yang dilindungi dan tidak. Dengan demikian masyarakat tidak sembarangan menangkap ikan atau hewan lainnya yang dilindungi.

"Kita juga berharap para nelayan menjadi motor kampanye melindungi hewan-hewan langka untuk dilestarikan. Dengan lestari tentu berdampak pada keseimbangan ekosistem di alam," kata dia.

Ia menyebutkan Karang Taruna juga berkomitmen untuk mengangkat potensi daerah yang berada di Kecamatan Tangaran supaya bisa dikenal oleh masyarakat luas. Dengan demikian, potensi yang ada ketika digali bisa memberikan peluang peningkatan ekonomi masyarakat setempat.

"Kami dari Karang Taruna sangat berterima kasih kepada masyarakat dan organisasi pemuda Dusun Pinang Merah Desa Simpang Empat atas peran aktif dalam menyukseskan kegiatan," kata dia.

Sementara itu, tokoh pemuda Dusun Pinang Merah Arisko mengatakan, kegiatan seperti sosialisasi merupakan hal yang positif lantaran dapat memberikan informasi dan wawasan baru kepada masyarakat nelayan.

"Apa yang dilakukan Karang Taruna sangat baik, terutama sosialisasinya dengan itu kita bisa mengetahui tentang hewan-hewan laut yang mulai kita lestarikan. Kami mengucapkan terima kasih karena peduli dengan masyarakat nelayan," kata dia.

Pewarta: Dedi

Editor : Teguh Imam Wibowo


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2017