Pontianak (Antara Kalbar) - Koordinator Terminal Internasional Antar Lintas Batas Negara (ALBN) Sungai Ambawang, Kubu Raya, Thomas mengatakan menjelang Lebaran 2017 terjadi peningkatan jumlah layanan penumpang di terminal tipe A tersebut.

"Tentu dibandingkan hari biasa dengan saat ini ada peningkatan jumlah penumpang baik itu dari Terminal Ambawang ke sejumlah daerah di Kalbar maupun yang datang dari luar ke sini," ujarnya di Pontianak, Selasa.

Ia memaparkan untuk angkutan bus dari luar negeri ke Kalbar lebih mendominasi dari pada sebaliknya. Hal itu terjadi terutama dari Kuching, Malaysia.

"Sedangkan untuk angkutan bus antar kota dalam provinsi masih seimbang meskipun ada perbedaan antara satu daerah dengan yang. Untuk luar negeri, dari Brunei juga lumayan ramai penumpangnya selain dari Kuching tersebut. Hal itu terutama TKI dan warga kita di sana balik kampung," kata dia.

Saat ini kata dia terdapat delapan bus tujuan ke luar negeri seperti Kuching dan Brunei. Sedangkan untuk bus antar kota dalam provinsi 13 unit.

"Untuk jumlah penumpang yang dilayani sendiri untuk antar kota rata-rata 1100 orang per hari dan luar negeri 800 orang per hari," kata dia.

Terkait persiapan lebaran pihaknya membuka sejumlah posko dan membagi empat regu dalam pelayanan dan lainnya. Menurutnya juga yang berkaitan pelayanan dan kenyamanan penumpang di terminal ditingkatkan.

"Kebersihan terminal juga kita jaga. Terkait keluhan penumpang sekarang sudah di atasi. Hanya saja soal troli untuk barang banyak tidak berfungsi dan itu dalam proses pergantian. Kita berkomitmen meningkatkan pelayanan," kata dia.

Sementara itu terkait kebersihan dan kenyamanan penumpang, Kepala Dinas Perhubungan Kalbar, Moses Hermanus Munsin meminta pengelola untuk memaksimalkan. Ia mencontohkan seperti kebersihan WC dan kebersihan halaman.

"Kita pernah mendengar bahwa kebersihan WC memang menjadi masalah sebab banyak air tidak mengalir dan masih kotor. Namun kita mau negur dan lainnya itu wewenang pemerintah pusat. Seperti saat ini juga semak banyak di sini itu kan harus dirapikan. Sayang gedung bagus namun kurang dipelihara," kata dia.

(KR-DDI/N005)

Pewarta: Dedi

Editor : Nurul Hayat


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2017