Pontianak (Antara Kalbar) - Pengurus Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Forum Komunikasi Pemuda Melayu (DPP FPKPM) Kalimantan Barat akan menggelar Musyawarah Besar IV pada awal November 2017, setelah beberapa kali mengadakan pra Mubes.

"Sesuai kesepakatan dan rencana, awal November 2017 kita menggelar Mubes. Saat ini kita sudah tiga kali melakukan pertemuan pra Mubes. Dalam pra Mubes konsep kegiatan, AD/ART, rekomendasi dan lainnya sudah dibahas dan ketika saat kegiatan tinggal disepakati dan disahkan," ujar Ketua Panitia Mubes FPKPM IV, Hendi Sutarsa di Pontianak, Sabtu.

Hendi menjelaskan akan ada sejumlah rangkaian kegiatan dilakukan seperti seminar dengan menghadirkan beberapa pemateri yang berkompeten. Setelah seminar baru akan diadakan Mubes tersebut.

"Untuk seminar nanti akan diisi oleh tokoh dan pakar melayu ada dari Sumatra dan Papua serta dari Kalbar itu sendiri. Bersamaan dengan itu juga ada sosialisasi empat oleh yang diisi oleh Wakil Ketua MPR RI, Oesman Sapta Odang," kata dia.

Ia menambahkan dalam seminar akan hadir seluruh raja dan sultan Melayu yang ada di Kalbar. Selain itu juga akan ada tokoh adat, pemuka agama dan pejabat pemerintah baik provinsi maupun kabupaten.

"Kita berharap semua berjalan lancar dan semua tentu butuh dukungan semua pihak agar semua yang diharapkan tercapai," papar dia.

Sementara itu, pembina panitia Mubes Mubes FPKPM IV, Muhammad Husni Thamrin mengatakan bahwa Mubes merupakan proses regenerasi dan amanat konstitusi organisasi kemelayuan tersebut. Menurutnya Mubes merupakan momentum untuk terus memperkuat kapasitas, peran, dan pengetahuan tentang Melayu.

"Sebagaimana tema Mubes kali ini yakni menjaga marwah menjujung daulat itu bisa menjadi roh organisasi dalam memperbaiki dan meningkatkan peran serta ekstensinya," kata dia.

Ia menyebutkan dengan memperkuat melayu maka kekayaan dan keberagaman serta identitas bangsa Indonesia di wadah NKRI semakin kuat.

"Negara ini lahir dari kerajaan - kerajaan termasuk satu di antaranya kerajaan Melayu. Dulu rakyat dan raja menyatukan diri dibawah NKRI. Saatnya kita memperkuat Melayu untuk NKRI. Semakin kita kuat maka NKRI ini juga demikian," kata dia.

(KR-DDI/N005) 

Pewarta: Dedi

Editor : Nurul Hayat


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2017