Pontianak (Antara Kalbar) - Pemerintah Kabupaten Kubu Raya bekerjasama dengan PP Dewan Masjid Indonesia (DMI) mengadakan Sosialisasi Program Penataan Akustik Sound System dan Manajemen Masjid Bagi Teknisi dan Takmir Masjid.

"Untuk tahap pertama ini diadakan pada masjid-masjid terdekat dari kecamatan terdekat. Khusus daerah perairan nanti akan dipelajari cara yang tepat agar para teknisi dan takmir masjid tidak terlalu jauh ke Sungai Raya," kata Plt Sekretaris Daerah Kubu Raya Odang Prasetyo di Sungai Raya, Selasa.

Dia menjelaskan, sebagai tahap awal, pihaknya hanya melibatkan peserta dari empat kecamatan yang terdekat terlebih dahulu yakni Sungai Raya, Sungai Kakap, Sungai Ambawang dan Rasau Jaya.

Menurutnya, program penataan akustik di Kubu Raya berawal dari keprihatinan Bupati Kubu Raya Rusman Ali saat berkunjung di beberapa masjid di Kubu Raya dalam beberapa acara.

Karena banyaknya masjid yang penataan suaranya kurang enak didengar sementara alat yang digunakan sudah bagus dan mahal. Oleh sebab itu Rusman Ali mencari informasi dan solusi dengan dibantu oleh beberapa staf dan Plt Sekda Kubu Raya.

Sejak kerja sama dengan DMI Pusat dalam enam bulan terakhir, setidaknya lebih 100 masjid dan surau di Kubu Raya telah diperbaiki penataan suaranya.

"Sebab seringkali karena suara sound yang berdengung dan pecah membuat informasi ataupun tausiah dan pengajian menjadi kurang dapat didengar dengan baik," katanya.

Odang berharap agar para pengurus masjid dan surau yang ingin berkonsultasi dapat langsung datang di sekretariat di komplek Kantor Bupati Kubu Raya.

Di tempat yang sama, Kordinator Tim Program Penataan Akustik dan Sound System Masjid di Indonesia, Azis Muslim yang hadir di Kubu Raya mengapresiasi kepedulian Pemkab Kubu Raya.

Dirinya juga sangat bangga dengan antusias pengurus masjid mengikuti sosialisasi tersebut. Kegiatan tersebut disertai dengan praktek langsung oleh teknisi masjid didampingi oleh tim dari TOA Indonesia.



(U.KR-RDO/T011)

Pewarta: Rendra Oxtora

Editor : Admin Antarakalbar


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2017