Pontianak (Antaranews Kalbar) - Direktur PDAM Gunung Poteng Singkawang, Kristina Killin mengusulkan pembangunan jaringan distribusi utama (JDU) ke pusat, karena saat ini jumlah pelanggannya sudah mencapai sebanyak 13.000 SR.

"Sementara debet air bersih untuk mengatasi pelanggan masih tersisa 45 persen," kata Kristina, Rabu, di Pontianak.

Artinya, 45 persen ini masih bisa melayani belasan ribu pelanggan baru. "Jadi masih bisa melayani 10.000-12.000 pelanggan baru," ujarnya.

Sayangnya, untuk melayani pendistribusian air bersih ke masyarakat, pihaknya masih terganjal dengan jaringan distribusi utama (JDU). Pasalnya, IPA 50 liter/detik belum bisa di fungsikan dikarenakan belum ada JDU-nya.

"Saat ini kita masih memfungsikan IPA 1 dan 2 untuk melayani kebutuhan masyarakat," jelasnya.

Jika disetujui, maka pemasangan JDU bisa dilakukan secepatnya, yakni pada tahun 2019. Sehingga pihaknya bisa melayani pendistribusian air bersih sepenuhnya ke masyarakat.

Dimana sebelumnya, pengajuan JDU sudah pihaknya sampaikan pada Kementerian PU. "Jadi kita tunggu saja tindaklanjut dari pusat mengenai pemasangan JDU," ungkapnya.

Mengingat ada beberapa kecamatan yang belum bisa dilayani, dikarenakan belum tersedianya JDU ini.

 "Untuk Singkawang Selatan baru dua kelurahan yang bisa kita layani sedangkan Singkawang timur baru tiga kelurahan. Sementara yang lainnya belum bisa karena jaringan kita belum sampai ke sana," katanya.

 

Pewarta: Rendra Oxtora

Editor : Admin Antarakalbar


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2018