Pontianak (Antaranews Kalbar) - Helikopter Bell yang melakukan waterbombing di Kabupaten Ketapang, Kalbar, sempat mengalami turbulensi sehingga tiba-tiba helikopter tersebut terguncang, kata Kepala BPBD Kalbar, TTA Nyarong.

"Peristiwa tersebut, terjadi Kamis (26/7) sekitar pukul 12.50 WIB hingga pukul 13.00 WIB, di kawasan Tanjung Satai, Pulau Maya Karimata, Kabupaten Kayong Utara," kata TTA Nyarong di Pontianak, Minggu malam.

Ia menjelaskan, kejadian itu saat Helikopter Bell tersebut akan mengambil air untuk waterbombing, dan posisi helikopter climbing (naik ke atas) dan terjadi perubahan temperatur udara yang mendadak, sehingga menyebabkan guncangan.

"Hal itu adalah biasa atau keadaan normal di dunia penerbangan (mengutif komentar pilot)," katanya.

Dari laporan yang dia terima, kondisi Helikopter Bell tersebut dalam keadaan normal. "Dan pada saat itu bucket mengenai pagar rumah, dan bukan rumah atau pun lainnya, dan helikopter tersebut saat ini bisa digunakan untuk memadamkan Karhutla di Kalbar," ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kalbar, TTA Nyarong mengatakan pihaknya menyiapkan enam helikopter untuk melakukan patroli dan memadamkan api pada kebakaran hutan dan lahan di provinsi itu.

Nyarong mengatakan, kapasitas helikopter yang tersedia saat ini beragam. Paling rendah kapasitas untuk melakukan waterbombing seberat 500 kilogram.

Sementara tiga lainnya berkapasitas angkut 3,5 ton. Untuk dua helikopter yang datang akhir bulan ini memiliki kapasitas 4 ton.

"Ini sudah direncanakan sejak awal. Total semuanya enam heli, satu patroli dan lima untuk melakukan waterbombing. Enam helikopter itu tersebar di seluruh wilayah Kalbar, di antaranya satu helikopter disiagakan di Ketapang yang menjangkau wilayah Kayong Utara, kemudian satu di Sintang, untuk menjaga wilayah Kapuas Hulu dan Melawi, dan satu di Singkawang dan Sambas," katanya.

Selanjutnya tiga helikopter disiagakan di Bandara Supadio Pontianak, di mana tiga helikopter ini disiagakan untuk menjaga wilayah Kubu Raya, Mempawah, Landak, Bengkayang dan Sanggau. Dari tiga yang disiagakan ini satunya adalah helikopter patroli.


 

Pewarta: Andilala

Editor : Admin Antarakalbar


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2018