Pontianak (Antaranews Kalbar) - Ketua Presidium Jaringan Demokrasi Indonesia Kalbar Umi Rifdiyawati mengingatkan tim seleksi penyelenggara pemilu untuk bekerja secara profesional, cermat dan memastikan prosesnya berlangsung secara berintegritas.
    "Tim seleksi harus meneliti dengan cermat rekam jejak para calon anggota penyelenggara pemilu agar tidak terjadi keputusan tim seleksi dianulir dikemudian hari," kata Umi Rifdiyawati.
    Untuk itu, proses seleksi harus berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan menghasilkan penyelenggara pemilu yang profesional dan berintegritas.
    "Terpilihnya penyelenggara pemilu yang berintegritas, kredibel dan profesional dimulai dari proses seleksi. Sehingga penting bagi tim seleksi dalam proses seleksi dilaksanakan secara berintegritas pula," kata dia.
    Ia menambahkan, pemilu serentak tahun 2019 adalah pemilu serentak pertama di Indonesia sehingga bisa jadi tingkat kerumitannya akan besar pula.
    "Sehingga diperlukan penyelenggara pemilu yang berintegritas dan profesional untuk melaksanakan pemilu serentak tersebut agar proses dan hasil pemilu tersebut menjadi dipercaya oleh semua pihak dan berintegritas," katanya menegaskan.
    Saat ini sedang berlangsung seleksi untuk calon anggota KPU Kota Pontianak dan Kabupaten Mempawah.

 

Pewarta: Rilis

Editor : Teguh Imam Wibowo


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2018