Sekadau (Antaranews Kalbar) - Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tahun 2019 di Kecamatan Belitang Hilir, Kabupaten Sekadau harus tertunda satu jam dari jadwal yang beredar karena peserta yang datang dari luar kota kecamatan harus melewati infrastruktur yang diiringi hujan sejak pagi.
    Sebanyak 11 desa yang mengikuti kegiatan tersebut serta hadir pula Kapolsek Sungai ayak, Danramil dan juga beberapa SKPD dari Kabupaten Sekadau serta kades dan perangkat desa juga tokoh masyarakat dan tokoh pemuda undangan lainnya.
    "Seharusnya tiap tahun kegiatan musrenbang di desa harus semakin baik. Ini di tingkat kecamatan untuk klop kan dengan yang di desa biar selaras. Prioritas yang disampaikan agar terakomodir, jika yang diajukan asal usulkan, nanti tidak terakomodir dan yang diutamakan itu biasanya prioritas," ungkap Camat Belitang Hilir Sekeresno Benyamin.
    Menurut mantan Sekcam Belitang Hulu itu sebelum musrenbang itu, seharusnya jauh-jauh hari sudah mulai digali oleh desa yang menjadi prioritas sehingga ada yang dapat diusulkan ke APBD kabupaten.
   "Saran saya, pisahkan yang bisa menjadi kewenangan desa, agar desa anda cepat terbangunnya. Ingat, jangan masukan pada dana desa di ruas jalan atau kewenangan kabupaten itu tidak bisa karena melanggar aturan," tutupnya.
    Sementara itu, Kades Sungai Ayak Dua, Jumadi mengatakan, masih prioritas jembatan di Dusun Enteras, karena akses jembatan itu bukan sekedar digunakan atau dilalui masyarakat Enteras, tapi dusun tetangga. Misalnya seperti Resak Balai atau Empetai semua bisa melalui akses tersebut yang didambakan sejak 9 tahun lalu.
    "Jembatan rangka baja seharusnya agar akses roda empat atau lebih bisa dekat, selama ini harus mutar dulu lewat jalan sawit kalau jalan bagus, kalau tidak tentu sulit. Selain jembatan, Dusun Enteras itu salah satu dusun yang sejak dulu belum menikmati aliran listrik padahal akses tidak jauh, dan perlu diluruskan Dusun Enteras itu adalah Kampung KB, agar selaras segala kegiatan tentu harus ditunjang saranan lainnya," pungkasnya.

 

Pewarta: Gansi

Editor : Teguh Imam Wibowo


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2019