SMP Negeri 4 Kepulauan Karimata Kabupaten Kayong Utara, Kalbar, Kamis siang, sekitar pukul 11.00 WIB terkena longsor.

Akibatnya, tembok ruang guru sekolah tersebut jebol dan dua ruangan kegiatan belajar mengajar digenangi tanah dari bukit yang berdekatan dengan sekolah tersebut.

Hujan yang mendera Desa Betok Kecamatan Kepulauan Karimata sejak tengah malam hingga pagi ini juga menyebabkan 1 rumah warga yang berdekatan dengan bukit yang longsor tersebut habis tertimbun tanah.

Tidak ada korban jiwa dari kejadian tersebut, namun kerugian ditaksir ratusan juta rupiah. "Curah hujan dari malam kemarin sangat tinggi di Betok, sampailah pagi hal ini yang menyebabkan tanah di lereng bukit berdekatan dengan ruang SMP 4 Kepulauan Karimata tepatnya desa betok mengalami longsor," kata Kepala bidang pembinaan Pendidikan Dasar M Irvan melalui sambungan seluler.

Menurutnya, beruntung kejadian tersebut, di saat sekolah telah diliburkan sejak tanggal 29 Mei 2019 sehingga tidak ada kegiatan belajar - mengajar.

"Dengan kejadian ini satu ruang kantor mengalami rusak berat karena dinding yang berhadapan langsung dengan lereng bukit mengalami jebol dan 2 ruang kelas mengalami rusak ringan dan sampai saat ini bangunan digenangi air lumpur. Selain itu jamban sekolah yang terdiri dari 4 bilik juga mengalami rusak," ujar dia.

 Untuk kerugian sendiri menurutnya, saat ini masih diidentifikasi pihak sekolah namun untuk barang-barang elektronik yang menjadi aset sekolah seperti printer, alat pengeras suara dan lain-lain serta berkas penting sekolah mengalami rusak berat.

 "Dengan kejadian ini kami secepatnya menyampaikan laporan kepada bapak bupati agar beliau dapat memberikan arahan berkenaan dengan penanggulangan bencana ini," ujar dia..

Pewarta: Teguh Imam Wibowo/Rizal

Editor : Teguh Imam Wibowo


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2019