Sebanyak 6.376 peserta ikuti kegiatan Khataman Al Quran massal di Masjid Raya Mujahidin Pontianak, Kalbar, dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Jadi Kota Pontianak ke-248.

Ketua Umum LPTQ Kota Pontianak, Mulyadi di Pontianak, Sabtu, mengatakan, kegiatan khataman Al Quran massal tersebut diikuti oleh ibu-ibu majlis taklim, siswa SD dan siswa Madrasah Ibtidaiyah.

"Kegiatan ini diikuti oleh siswa SD sebanyak 4.826, siswa Madrasah Ibtidaiyah 427, ibu majlis taklim 1.123 dengan jumlah keseluruhan 6.376 peserta. Dan itu beda dengan ibu-ibu yang ikut mendampingi anak-anaknya jadi kira-kira ada sekitar 6.500 orang yang ikut," ungkapnya.

Sementara itu, Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono berharap masyarakat khususnya warga muslim Kota Pontianak bisa meningkatkan bacaan Al Qurannya.

"Saya harap tidak ada lagi masyarakat yang buta huruf atau belum bisa membaca Al Quran, mari kita tingkatkan bacanya, pahami dan bisa kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari" ujarnya.

Selanjutnya dia menambahkan kegiatan membaca Al Quran bisa menjadi rutinitas masyarakat agar bisa hatam Al Quran, dan bila memungkinkan bisa khatam satu kali dalam sebulan.

"Dirumah saya setiap hari pada bulan puasa diwajibkan dalam sehari harus membaca tiga jus, sehingga minimal dalam satu bulan itu kita bisa khatam 3 kali," katanya.
Balqis Durratul Hikmah salah seorang siswa Kelas 6 SDN 28 Kecamatan Pontianak Utara tersebut, mengaku senang dan gembira bisa menjadi salah satu peserta khataman Al Quran Massal dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kota Pontianak. (Istimewa)

Balqis Durratul Hikmah salah seorang siswa Kelas 6 SDN 28 Kecamatan Pontianak Utara tersebut, mengaku senang dan gembira bisa menjadi salah satu peserta khataman Al Quran Massal dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kota Pontianak.

"Saya mulai belajar ngaji sejak duduk di Kelas 3 SD dengan dua guru ngaji. Orangtua saya memang memfokuskan saya belajar ngaji sehingga sebelum kelas 6 SD saya sudah khatam," ujarnya.

Pewarta: Andilala dan Samiyah

Editor : Andilala


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2019