Pemerintah Kabupaten Landak terus melakukan pengembangan kawasan pedesaan di 156 desa, untuk mempercepat pembangunan dan perekonomian di semua sektor masyarakat.

"Ini merupakan salah satu bentuk keseriusan kami untuk membangun semua desa yang ada, dan kami berharap untuk pengembangan kawasan maka pemerintah desa diminta bersinergi program dengan pemerintahan," kata Bupati Landak, Karolin Margret Natasa di Ngabang, Jumat.

Baca juga: Gandeng Solidaridad, Pemkab Landak kembangkan tanaman kakao

Dia menjelaskan, dalam pengembangan kawasan pedesaan, pihaknya berharap desa berkomitmen dalam mensinergikan program dan kegiatan pembangunan desa dengan pembangunan kabupaten, provinsi dan pusat.

Karolin juga berharap dengan rapat kerja ini dapat melahirkan program-program yang dapat membantu terwujudnya visi misi Bupati Landak.

"Semoga melalui rapat kerja ini dapat menghasilkan suatu kesepakatan yang akan mendukung program prioritas untuk membangun Kabupaten Landak yang mandiri maju dan sejahtera," katanya.


Baca juga: Pemkab Landak-PLN lakukan perluasan pemasangan listrik di daerah terpencil
Baca juga: DPR diminta perjuangkan sambungan listrik daerah terpencil di Kabupaten Landak
Baca juga: Polres Landak tugaskan 85 personil untuk Operasi LIlin 2019


Acara rapat kerja forum kepala desa se-kabupaten landak juga merupakan wadah koordinasi dan konsultasi antar kepala desa yang tentunya diharapkan dapat difungsikan secara efektif.

Seperti diketahui bahwa rapat kerja forum kepala desa yang didirikan pada tanggal 10 Oktober 2016 tersebut memiliki tujuan guna mengevaluasi, mendukung program pemerintah, mengembangkan kerjasama, meningkatkan profesionalitas kerja, mewujudkan tata pemerintahan yang transparan, akuntable serta mengamalkan 4 pilar kebangsaan.

Ketua forum kepala desa se-kabupaten landak, Yohanes menyampaikan bahwa pentingnya berorganisasi merupakan langkah awal dalam mewujudkan pelayanan yang baik bagi kehidupan bermasyarakat.

Baca juga: Pemkab Landak awasi IPAL perusahaan sawit


"Rapat kerja ini juga dinilai penting karena untuk mewujudkan suatu organisasi yang berdampak positif maka perlu adanya pernyataan komitmen bersama guna memberikan pelayanan yang baik bagi masyarakat sesuai dengan cita-cita bangsa indonesia," kata Yohanes.

Baca juga: Pemkab Landak dukung program penghijauan Polri
Baca juga: Pemkab Landak terima 21 penghargaan sepanjang tahun 2019
Baca juga: pasca libur Natal dan Tahun Baru, Bupati Landak cek kesiapan ASN
   

Pewarta: Rendra Oxtora

Editor : Admin Antarakalbar


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2020