Lion Air Group melalui maskapai Wings Air segera membuka rute baru untuk menghubungkan Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah dalam rangka mendukung kemajuan ekonomi dan potensi kedua daerah tersebut.

“Rute baru Wings Air yang segera diterbangi secara langsung agar bisa memperkuat layanan yang sudah berjalan, seiring mendukung pemerataan kawasan ekonomi baru, peningkatan potensi pariwisata dan akan membantu peningkatan sektor bisnis lainnya di Kalimantan,” ujar Distrik Manager Lion Air Group Pontianak Lukman Nurjaman di Pontianak,

Ia menjelaskan bahwa Wings Air bangga membuka rute intra Kalimantan, menghubungkan Kalbar dan Kalteng. Kehadiran di kedua layanan penerbangan ini dinilai mampu mengakomodir kebutuhan perjalanan udara bagi masyarakat dalam bepergian, yang memberikan nilai lebih bisa mempersingkat waktu, memperpendek jarak serta efisien.

“Jaringan baru tersebut, bagi Wings Air merupakan bagian ekspansi bisnis guna memperkuat sebagai penghubung hingga daerah setingkat kecamatan atau kabupaten. Dengan demikian, akan mempermudah konektivitas untuk penerbangan lanjutan (bersama anggota Lion Air Group yakni Lion Air, Batik Air dan Wings Air,” tambah dia.

Ia menyebutkan Wings Air akan memulai layanan perdana dari Pontianak ke Palangkaraya, secara berjadwal dengan frekuensi satu kali dalam seminggu pergi pulang (PP). Rute baru efektif 3 April 2020.

Rute pertama Wings Air dimulai dari Bandar Udara Internasional Supadio di Kubu Raya, Kalbar (PNK) pukul 15.20 WIB . Wings Air menggunakan nomor penerbangan IW-1448 dan akan mendarat di Bandar Udara Tjilik Riwut, Palangkaraya, Kalteng pukul 16.55 WIB.

“Di hari yang sama, Wings Air melayani penerbangan sebaliknya. Wings Air nomor IW-1449 dari Palangkaraya dijadwalkan mengudara pada 17.15 WIB, kemudian diperkirakan tiba di Supadio pukul 18.55 WIB,” jelas dia.

Layanan Pontianak – Palangkaraya – Pontianak akan menempatkan Wings Air sebagai maskapai satu-satunya yang menerbangi kedua kota. Dalam upaya memberikan pilihan penerbangan tersendiri, Wings Air menawarkan perjalanan udara kurang lebih 60 menit dengan mengoperasikan pesawat ATR 72-500 atau 600.

“Armada ini memiliki kapasitas 72 kursi kelas ekonomi bertata letak 2-2. Kenyamanan penerbangan, setiap tamu atau penumpang dapat menikmati penerbangan semakin berkesan, karena interior kabin didesain futuristik dan modern,” kata dia.

Hadirnya rute baru tersebut kata Lukman karena Pontianak dan sekitarnya di Kalbar juga telah menggugah perhatian untuk dikunjungi. Menguatkan predikat sebagai Kota Khatulistiwa dan kopi pancong, khusus pecinta kopi, Jalan Gajah Mada tempat paling asyik, apalagi malam hari. Di sinilah tersaji menu kopi bercita rasa khas.

Wilayah berjuluk seribu sungai di belahan Borneo Barat ini, jelas menonjolkan wisata air yang unik. Selain itu pengunjung dapat menyambangi wisata sejarah dan budaya, di antaranya Rumah Betang Radakng, replika rumah adat suku Dayak, Museum Negeri Pontianak, Makam Kesultanan Batulayang, Keraton Kadriah, Vihara bodhissatya Karaniya Mettta.

Setelah Pontianak, saatnya berkunjung ke Palangkaraya. Kalteng adalah salah satu kota tujuan favorit dan menarik untuk dijadikan sebagai tujuan traveling dalam negeri. Jelajahi Taman Nasional Sebangau, hutan rawa gambut dengan menikmati suasana sejuk.

Selain itu, di Palangkaraya tersedia makanan Juhu Umbut, terbuat rotan muda, hintalu karuang terdiri dari bulatan – bulatan kecil dari tepung ketan serta masih banyak sajian lainnya.

“Berlatar keunikan kedua daerah tersebut Lion Air Group hadir dan untuk memajukan dan menggali potensi ekonomi daerah,” jelasnya.
 

Pewarta: Dedi

Editor : Admin Antarakalbar


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2020