Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat Harisson mengatakan, jumlah kasus masyarakat yang terkonfirmasi positif COVID-19 di Kalbar terus bertambah, dimana sampai hari ini di Kalbar terdapat 90 orang yang dinyatakan positif.

"Berdasarkan pemeriksaan PCR yang disampaikan kepada kami pada hari ini terdapat 17 status konfirmasi positif COVID-19 yang baru di Kalbar. Dengan demikian, sampai hari ini di Kalbar terdapat 90 kasus konfirmasi COVID-19 dengan 8 orang dinyatakan sembuh dan tiga orang meninggal dunia," kata Harisson di Pontianak, Rabu.

Harisson menjelaskan, untuk 17 kasus yang baru pada hari ini terdiri atas Kota Pontianak ada 10 orang, Kubu Raya 2 orang, di Singkawang 2 orang, Landak 1 orang, Ketapang 1 orang dan Kayong Utara 1 orang, seluruhnya berjumlah 17 orang.

Dia mengatakan, dengan penambahan 17 kasus konfirmasi positif tersebut, jelas menjadi peringatan keras bagi masyarakat Kalbar agar bisa lebih berhati-hati terhadap penularan COVID-19 tersebut.

"Jadi ini tentu sudah sangat serius, sehingga masyarakat kita minta untuk menjalankan himbauan pemerintah dengan tetap berada di rumah dan jangan keluar jika memang tidak mendesak. Kemudian pakai selalu masker dan sesering mungkin mencuci tangan dengan sabun pada air mengalir," tuturnya.

Menjelang Lebaran nanti, dirinya juga mengingatkan agar masyarakat untuk tidak berada pada kerumunan orang, apakah saat berbelanja atau melakukan aktivitas di luar.

"Sebenarnya ini yang riskan, jadi kita minta masyarakat untuk menjaga jarak antara satu dengan yang lain. Tolong, ini diperhatikan demi diri anda dan keluarga anda," katanya.

Sebelumnya, pada akun media sosialnya di FB, Gubernur Kalbar Sutarmidji juga mengingatkan kembali masyarakat untuk mengikuti anjuran pemerintah dengan selalu menggunakan masker, cuci tangan, hindari kerumunan, jaga jarak.

Sutarmidji mengatakan, penularan terjadi karena kontak langsung dengan mereka yang sudah positif. 

"Untung saja yang positif semua OTG atau orang tanpa gejala. Cuma OTG ini tidak menunjukkan sebagai orang sakit, tapi dia berpotensi besar menyebarkan virus ini , karena dia dan yang kontak dengan dia secara langsung tidak mengetahui.  Ayo kita saling ingatkan, kami infokan ini secara terbuka karena kami sayang dengan masyarakat Kalbar," katanya.

Baca juga: Tiga daerah di Kalbar lokasi transmisi lokal COVID-19
Baca juga: Gubernur Kalbar umumkan 17 kasus baru COVID-19

Pewarta: Rendra Oxtora

Editor : Teguh Imam Wibowo


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2020