Sebanyak  200 Kepala Keluarga (KK) terdampak pandemi COVID-19 di Kelurahan Beringin, Kecamatan Kapuas, Sanggau mendapatkan bantuan beras murah.

Beras murah ini disalurkan Pengurus Masjid Mujahidin setempat. Dan ini sudah dilaksanakan untuk kedua kalinya.
 
"Jumlah beras murah yang kita salurkan tahap dua ini sebanyak 2 ton, masing - masing KK dapat 10 kilogram (kg)," ungkap Ketua Pengurus Masjid Mujahidin Sanggau, H. Syafriansah.
 
Ditambahkan, adapun harga beras murah ini disalurkan kepada masyarakat terdampak COVID-19 itu dengan harga Rp 70 ribu per 10 Kg.

"Harga beras normalnya Rp 100 ribu per 10 Kg, tapi pengurus masjid berikan subsidi Rp 30 ribu per karung ukuran 10 Kg. Jadi cukup ditebus seharga Rp 70 ribu saja," ungkapnya.

Dijelaskan, selain memberikan bantuan beras murah kepada 200 KK, pengurus masjid tersebut juga menyalurkan bantuan kepada 19 orang guru mengaji.

"Para guru ngaji juga kita saat sekarang sangat berkurang aktivitasnya disebabkan adanya wabah COVID-19. Oleh karena itu, para pejuang agama ini pantas mendapatkan perhatian dari kita," jelas dia.

Untuk bantuan kepada para guru mengaji beras sebanyak 10 kg. Kemudian ditambah uang tunai sebesar Rp 250 ribu.

"Penyaluran beras murah dan bantuan kepada guru ngaji ini sebagai wujud kepedulian pengurus dan jamaah Masjid Mujahidin kepada  saudara - saudara kita yang terimbas wabah COVID-19 tanpa memandang suku, agama dan asal usul," tegasnya.  

Pria yang juga Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Sanggau ini mengimbau seluruh rumah ibadah khususnya masjid yang berada di Kabupaten Sanggau untuk dapat berperan aktif dan nyata membantu masyarakat di lingkungannya yang sedang kesusahan agar kehadiran masjid dirasakan manfaatnya bagi umat.

Pewarta: Muhammad Khusyairi

Editor : Admin Antarakalbar


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2020