Guna menghindari terpapar dari virus Corona maka pemilihan Duta Generasi Berencana (GenRe) Kalimantan Barat tetap menerapkan secara ketat protokol kesehatan. Seluruh peserta di masa pandemi COVID-19 diwajibkan menggunakan masker, mencuci tangan di air yang mengalir, menjaga jarak dan undangan yang hadir di batas dan juga wajib menerakan protokol kesehatan.

"Pemilihan Duta GenRe yang ke-10 dan telah di mulai sejak tahun 2010 ini memang dalam kondisi pandemi COVID-19. Akan tetapi kondisi ini tidak menjadi halangan bagi perwakilan BKKBN Kalbar untuk melakukan inovasi. Dan semua kegiatan pemilihan Duta GenRe ini kami buat dengan selalu menerabkan protokol kesehatan," kata Kepala perwakilan BKKBN Provinsi Kalbar, Tenny Calvenny Soriton di Pontianak, Sabtu.

Dikatakanya, kegiatan pemilihan uta GenRe di tengah pandemi COVID-19 menjadi tantangan bagi anak-anak di kabupaten/kota di Kalbar. Pasalnya ada dua kabupaten yang terhalang karena pandemi COVID-19. Sehingga belum bisa mengirimkan peserta dalam pemilihan Duta GenRe Kalbar 2020 ini.

"Dimana Duta GenRe Kalbar terpilih ini nanti akan mengikuti seleksi tingkat nasional yang dilakukan secara virtual pada Desember mendatang," katanya.

Dijelaskanya, dalam pemilihan Duta GenRe ada berbagai kriteria yang harus di penuhi. Diantaranya bagaimana meningkatkan kemampuan komunikasi, dan banyak indikator yang di nilai oleh juri. Untuk bagaimana bisa menilai anak-anak yang memiliki kompetensi.

"Ini lomba bukan untuk kalah menang, tapi bagaimana pemilihan duta genre ini bisa menunjukkan kepada masyarakat, remaaja genre ini bisa berperan baik pada masa transisi atau masa sekarang," jelasnya.

Lebih lanjut dipaparkan Tenny,  tengah pandemi COVID-19 sistem penilaian pemilihan duta genre tetap sama. Akan tetapi cara yang dilakukan sedikit berbeda misalnya dengan virtual. Begitu juga dengan pengetatan seperti setiap peserta yang di utus harus melaksanakan rapid test. Untuk memastikan peserta tersebut terbebas pandemi COVID-19.

"Sangat rawan jika protokol kesehatan tidak kita terapkan, jadi dari awal protokol kesehatan telah dilakukan," ujarnya.

Tenny menambahkan, dalam pemilihan Duta GenRe juga diberikan materi pencegahan penyebaran pandemi COVID-19. Sehingga duta genre tersebut bisa menjadi role model di kabupaten masing-masing untuk menerapkan protokol kesehatan. Penerapan protokol kesehatan menjadi sesuatu hal yang utama.

"Jadi sekembalinya peserta Duta GenRe ini bukan menjadi pribadi yang biasa, tapi menjadi pribadi yang tidak hanya mengetahui tentang GenRe juga tentang program mencegah penyebaran COVID-19. Kami berharap mereka menjadi contoh yang baik untuk bagaimana bisa memutus mata rantai penyebaran COVID-19," kata Tenny mengakhiri.


 

Pewarta: Slamet Ardiansyah

Editor : Admin Antarakalbar


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2020