Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie meminta kepada Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) harus melaksanakan tugas secara profesional dan bertanggung jawab dalam menyelenggarakan tugas pemerintahan dan pembangunan serta bersih dari KKN.

"Sebagai unsur ASN dan abdi masyarakat, PPPK harus melaksanakan tugas secara profesional dan bertanggung jawab dalam menyelenggarakan tugas pemerintahan dan pembangunan serta bersih dari KKN," kata Tjhai Chui Mie, Senin.

Dia mengungkapkan, setiap PPPK wajib bertanggung jawab kepada Tuhan Yang Maha Esa, wajib memberikan pelayanan yang adil dan merata kepada masyarakat dengan dilandasi kesetiaan dan ketaatan kepada pancasila, UUD 1945, negara dan pemerintahan. 

Baca juga: PPPK jadi solusi masalah kesejahteraan guru honorer

Dia juga menyampaikan pesan kepada PPPK yang baru saja diambil sumpah janji jabatan untuk bekerja keras menghadapi tantangan yang ada. 

"Tantangan hendaknya dijadikan peluang khususnya dalam mensukseskan program Pemerintah Kota Singkawang yang tercantum dalam visi misi Singkawang Hebat," ujarnya.

Kemudian, tunjukkan kinerja yang baik dan memuaskan, bukan saja untuk lingkungan kerja tetapi yang lebih penting adalah dapat memenuhi harapan publik yang dilayani.

"Senantiasa meningkatkan kompetensi dan profesionalisme masing-masing, sehingga efisiensi dan efektivitas pelayanan dapat ditingkatkan. Serta tunjukkan kedisiplinan dalam melaksanakan tugas," katanya.

Baca juga: Mendikbud fokus 2021 adalah perekrutan guru PPPK

Sementara kepada kepala OPD, Tjhai Chui Mie juga meminta untuk memberikan bimbingan dan pembinaan kepada PPPK agar tugas-tugas yang dilaksanakan dapat berjalan dengan baik dan lancar.

"Berikan bimbingan kepada mereka, agar tugas yang dilaksanakan berjalan dengan baik, terutama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," pintanya.

Di masa pandemi ini juga, Tjhai Chui Mie mengingatkan untuk disiplin menjalankan protokol kesehatan, menjaga kesehatan dan menjalankan pola hidup bersih dan sehat.

"Tetap terapkan 5M, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas," pesannya.

Baca juga: Norsan dorong pengangkatan guru honorer menjadi ASN
Baca juga: Pemerintah umumkan seleksi satu juta guru PPPK tahun 2021 bagi guru honorer
Baca juga: Pemerintah buka kesempatan Honorer K2 ikut seleksi PPPK Guru 2021
   

Pewarta: Rendra Oxtora

Editor : Admin Antarakalbar


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2021