Adrian Ikbal bocah berusia 8 (delapan) tahun ditemukan tewas tenggelam di pantai Teluk Barak Sungai Kapuas Kelurahan Kedamin Hilir Kecamatan Putussibau Selatan wilayah Kapuas Hulu Kalimantan Barat.

"Korban awalnya mandi di pantai sungai Kapuas Teluk Barak bersama anak-anak lainnya, diduga terbawa arus deras korban tenggelam dan ditemukan mengapung di air dalam keadaan terlungkup," kata Kapolres Kapuas Hulu melalui Kasat Reskrim Polres Kapuas Hulu IPTU Imam Reza, di Putussibau ibu kota Kabupaten Kapuas Hulu, Kamis.

Disampaikan Imam, peristiwa naas itu terjadi sekitar pukul 17.00 WIB, Rabu (28/7/2021) kemarin, saat seorang nelayan sedang mencari ikan di sungai Kapuas di sekitar pantai Teluk Barak, melihat sesosok badan seorang anak dengan posisi terlungkup, kemudian nelayan tersebut berteriak meminta bantuan warga sekitar yang saat itu juga mandi di lokasi kejadian.

Menurut dia, setelah di evakuasi, korban sempat berusaha diselamatkan warga dan tim gabungan yang turut serta dalam proses evakuasi, mulai dari pemasangan oksigen hingga di larikan ke rumah sakit.

"Saat korban ditemukan sebenarnya sudah tidak ada tanda-tanda hidup dari korban, namun warga dan tim gabungan berusaha, setelah di rumah sakit korban dipastikan meninggal dunia," jelas Imam.

Imam menyebutkan Ikbal (korban) mandi ke pantai berbatu Teluk Barak ikut tetangga yang merupakan teman ibu korban dan juga membawa anaknya mandi.

"Ibu korban tidak bisa ikut mandi, karena keterbatasan kendaraan, sehingga ibu korban menitipkan korban kepada tetangganya," ucap Imam.

Atas kejadian tersebut, Imam mengimbau kepada para orang tua untuk lebih ketat dalam mengawasi anak-anaknya, terutama yang mandi di pantai berbatu Teluk Barak, karena arus sungai Kapuas cukup deras meski pun kondisi sungai Kapuas surut.

Pewarta: Teofilusianto Timotius

Editor : Admin Antarakalbar


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2021