Jalan layang yang berada di ruas jalan nasional Nanga Semangut-Putussibau tepatnya berada di antara Kecamatan Kalis dan Kecamatan Putussibau Selatan wilayah Kapuas Hulu Kalimantan Barat mulai dibangun.

Pembangunan jalan layang yang dilaksanakan oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Kalimantan Barat, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) merupakan jalan layang pertama yang terdapat di Kalimantan Barat

"Saat ini pembangunan jalan layang tersebut dalam tahap pemancangan spun pile dan oprit abutmen sisi Putussibau,"  kata Pejabat Pembuat Komitmen Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah III Provinsi Kalimantan Barat, Daniel Dixon Octora, kepada ANTARA, di Putussibau Kapuas Hulu, Kamis.

Disampaikan Daniel, jalan layang (flyover) dibangun dengan panjang 750 meter dan tinggi 2,4 meter di atas tanah gambut.

Ia mengatakan pembangunan pile slab ruas Nanga Semangut - Putussibau (MYC) tersebut akan dilaksanakan selama 360 hari kerja, dengan anggaran sesuai kontrak sebesar Rp60,7 miliar lebih dari Anggaran Pendapatan Belanja Nasional (APBN).

"Jalan itu upaya untuk mengatasi permasalahan kerusakan jalan akibat gambut dan genangan banjir yang selama ini terjadi," jelas Daniel.

Ia berharap pembangunan jalan flyover tersebut dapat berjalan aman dan lancar, sehingga dapat terlaksana sesuai rencana dan harapan masyarakat.

Sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Daniel mengingatkan kepada pelaksana pekerjaan jalan layang, agar mengutamakan kualitas pekerjaan sesuai aturan yang berlaku.

"Kami minta agar pekerjaan dilaksanakan sesuai aturan dan kami mohon dukungan semua pihak agar pembangunan jalan layang itu dapat berjalan lancar, karena bagaimana pun juga jalan tersebut akan menjadi salah satu ikon Kapuas Hulu nantinya," kata Daniel.

Kabupaten Kapuas Hulu merupakan kabupaten yang berbatasan langsung dengan Negara Malaysia, berada di bagian Timur wilayah Provinsi Kalimantan Barat.

Pewarta: Teofilusianto Timotius

Editor : Admin Antarakalbar


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2022