Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengajak seluruh warga kotanya memadamkan lampu selama 60 menit saat Earth Hour pada Sabtu (26/3).

"Mari kita semua dukung aksi yang bermanfaat untuk bumi dan manusia dengan memadamkan lampu selama satu jam mulai pukul 20.30 hingga 21.30 pada Sabtu, 26 Maret 2022," katanya di Pontianak, ibu kota Provinsi Kalimantan Barat, Jumat.

Baca juga: Aksi tanam dua ribu pohon di Pantai Tengkuyung

Dengan ikut memadamkan lampu selama satu jam, ia melanjutkan, warga berpartisipasi dalam upaya untuk menghemat penggunaan energi.

"Dengan memadamkan lampu selama satu jam, berarti kita ikut berpartisipasi untuk perubahan bumi yang lebih baik," katanya.

Ia mengatakan bahwa aksi Earth Hour ditujukan untuk membangun kepedulian warga terhadap upaya-upaya untuk mengendalikan perubahan iklim dan dampaknya.

"Dampaknya dapat memicu berbagai masalah di bumi yang kita tempati ini," katanya.

Baca juga: 7.000 Kota Padamkan Listrik Peringati Jam Bumi

Earth Hour adalah gerakan global untuk mengajak individu, komunitas, praktisi bisnis, serta pemerintah di berbagai belahan dunia menunjukkan kepedulian dan berkontribusi dalam upaya pengendalian perubahan iklim melalui aksi mematikan lampu dan peralatan elektronik selama satu jam dari pukul 20.30 sampai 21.30 pada Hari Sabtu terakhir di Bulan Maret.

Gerakan yang dilaksanakan sejak tahun 2007 tersebut semula ditujukan untuk meningkatkan perhatian terhadap perubahan iklim dan dampaknya.

Sekarang, saat krisis iklim diperburuk oleh ancaman lain seperti kerusakan alam dan berkurangnya keanekaragaman hayati, Earth Hour diharapkan bisa meningkatkan kesadaran untuk melindungi alam, mengatasi krisis iklim, dan bekerja bersama guna membangun masa depan yang lebih baik bagi semua.


 

Pewarta: Andilala

Editor : Admin Antarakalbar


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2022