Mengingat kebutuhan akan pembangunan yang maksimal, Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Sintang, Santosa mengingatkan eksekutif di Kabupaten Sintang untuk tidak lambat dalam melakukan proses lelang proyek pembangunan.
 
"Sekarang sudah Bulan Juni, tapi saya lihat semua proyek belum bergerak. Saya minta Pemkab Sintang mempercepat proses lelang," pintanya, Minggu (5/6).
 
Dipaparkan Santosa, Pemkab Sintang sebenarnya sudah berjanji akan mempercepat proses lelang. Makanya Pemkab Sintang meminta dewan mengetuk palu APBD paling lama November.  

Baca juga: Tempat hiburan malam Sintang dikhawatirkan berdampak sosial

"Beberapa tahun terakhir ini, ketuk palu APBD dilakukan paling lambat 31 November. Alasannya agar Pemkab Sintang cepat membentuk panitia lelang," katanya.
 
Disayangkan dia, hingga Bulan Juni. Rupanya lelang belum terlaksana. "Kok prosesnya lama Sekali," tanya Santosa.
   
Menurut dia, jika lelang tertunda, nanti pembangunan baru bisa berjalan di musim hujan. Maka hasilnya tidak akan maksimal. Terutama pembangunan jalan.
 
"Saya mintalah Pemkab Sintang mengevaluasi, mengapa proses lelang berjalan lambat. Apa yang menghambat," tanyanya.

Baca juga: DPRD ingatkan harga TBS sesuai aturan pemerintah
 
Menurut dia, harusnya jika November sudah ketuk palu APBD, maka Januari harus sudah survey dan membuat RAB. Sehingga Maret sudah bisa lelang. Tapi sekarang ini, proyek penunjukan langsung saja belum berjalan apalagi lelang.
 
"Apakah Pemkab Sintang kekurangan tenaga untuk proses lelang. Kalau kekurangan tenaga silahkan bicarakan dengan dewan," pinta Santosa.
    
Dewan Sintang, kata Santosa, ingin pembangunan dilaksanakan maksimal. Apalagi anggaran untuk pembangunan fisik sangat kecil. Kalau prosesnya tidak maksimal maka tidak akan kelihatan hasil pembangunannya.  
 
"Pemkab Sintang harus mencari dimana kelemahannya mengapa proses lelang jadi lambat," katanya.

Baca juga: Dewan minta Pemprov Kalbar lebarkan jalan di Sekitar Tugu Jam

 

Pewarta: Tantra

Editor : Admin Antarakalbar


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2022