Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskumindag) Sambas, Kalimantan Barat melakukan pendampingan untuk diversifikasi produk dari Industri Kecil Menang (IKM) tepung beras, Koperasi Tebas Gemilang Jaya, Desa Mensere dalam rangka meningkatkan nilai tambah.

"Untuk pendampingan itu lah kami hadirkan pelatihan diversifikasi dan teknis produksi tepung beras bagi Koperasi Tebas Gemilang Jaya, Desa Mensere. Dipilihnya Desa Mensere Tebas untuk sentra IKM tepung beras karena merupakan sentra beras dan saat ini sedang dibangun gedung IKM tepung beras. Tentunya kegiatan ini dilaksanakan berbasis keunggulan lokal agar lebih mudah berkembang," ujar Kepala Diskumindag Sambas, Hermanto di Sambas,Selasa.

Ia menjelaskan bahwa Kabupaten Sambas memiliki potensi sumber daya alam yang berlimpah, baik dari sektor pertanian, perkebunan dan perikanan. Potensi ini tentunya harus dikembangkan untuk meningkatkan perekonomian daerah.  Menurutnya, Bupati dan Wakil Bupati Sambas melalui program unggulan one village one product (ovop) atau satu desa satu produk unggulan, 

Menurutnya, pelaksanaan program ovop tersebut mendapat dukungan dari pemerintah pusat melalui instruksi Presiden Nomor 1 tahun 2021 tentang percepatan pembangunan kawasan perbatasan negara di Aruk, Moutaain dan Skouw, yang memuat arahan pelaksanaan percepatan pembangunan kawasan ekonomi pada kawasan perbatasan negara. 

"Salah satu program dalam Inpres  adalah revitalisasi  sentra IKM pengolahan tepung beras di Desa Mensere Kecamatan Tebas, melalui dana alokasi khusus bidang IKM yaitu pembangunan unit produksi pengolahan tepung beras yang saat ini sedang dalam tahap pembangunan fisik dan pengadaan mesin produksi pengolahan tepung beras," jelas dia.

Ia menambahkan, dalam pembangunan sentra IKM pengolahan tepung beras harus disertai pula dengan pemberdayaan SDM yang mumpuni dan mampu melakukan proses produksi tepung beras yang berkualitas dan berdaya saing. Berkenaan dengan hal tersebut, melalui dana alokasi non fisik bidang IKM tahun 2022 ini, dilaksanakan beberapa pelatihan untuk pelaku IKM pengolahan tepung beras yaitu pelatihan kewirausahaan, pelatihan tehnik produksi dan diversifikasi serta pelatihan manajemen bisnis. 

"Pelatihan kewirausahaan telah dilaksanakan beberapa waktu yang lalu dan diikuti perwakilan dari pelaku ikm pengolahan tepung beras. Saya berharap, pengetahuan dan wawasan yang telah didapatkan menjadi bekal untuk menjalankan usaha pengolahan tepung beras," harap dia.

Sementara itu, Ketua Koperasi Tebas Gemilang Jaya, Ely Rosanti  mengucapkan terima kasih atas dukungan dan pelatihan yang dihadirkan pemerintah untuk peningkatan SDM koperasi dan produk tepuk beras.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati Sambas dan Diskumindag Sambas atas diselenggarakannya pelatihan diversifikasi tepung beras ini. Semoga pelatihan ini dapat meningkatkan ekonomi anggota dan masyarakat," kata dia.
 

Pewarta: Dedi

Editor : Evi Ratnawati


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2022