Wakil Bupati Ketapang  H. Farhan mengatakan Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Perjuangan bisa jadi mitra Pemerintah. Mampu berkomunikasi dengan para investor sehingga berkontribusi di bidang perkebunan. 

"Apkasindo perjuangan merupakan organisasi profesi petani kelapa sawit yang diakui sebagai wadah pemersatu petani di Indonesia," kata Wabup saat pelantikan 12 DPU Apkasindo Perjuangan tingkat kecamatan se Ketapang di Gedung Pancasila Ketapang, Jumat.

Menurutnya, Apkasindo Perjuangan mempunyai tujuan mempersatukan masyarakat petani kelapa sawit di Indonesia. Sehingga menjadi salah satu kekuatan ekonomi yang dapat meningkatkan kesejahteraan yang merata bagi petani kelapa sawit. 

Kemudian membangun ekonomi kerakyatan di pedesaan, dengan menumbuh kembangkan usaha petani kelapa sawit yang berwawasan lingkungan. Serta bermanfaat bagi seluruh komponen bangsa untuk mencapai masyarakat petani yang adil dan makmur.

"Setelah pelantikan DPU Apkasindo Perjuangan di beberapa kecamatan di Ketapang ini. Tentu hal utama yang harus dilakukan oleh Apkasindo Perjuangan adalah penguatan organisasi. Kemudian dilanjutkan dengan pendataan petani kelapa sawit untuk menjadi anggota," pesan Wabup. 

Wabup mengungkapkan, berdasarkan rencana makro pembangunan perkebunan Provinsi Kalimantan Barat tahun 2014 - 2034 diarahkan untuk komoditi perkebunan di Ketapang seluas 1.108.000 ha. Khusus komoditi kelapa sawit, dari luas areal yang di targetkan yaitu 920.000 ha telah diterbitkan izin usaha perkebunan (IUP) seluas 777.329,55 ha di 76 perusahaan.

"Realisasi penanaman kelapa sawit di Ketapang hingga saat ini seluas 463.064,66 ha. Terdiri dari tanaman inti seluas 413.778,12 ha dan tanaman plasma seluas 105.787,20 ha. Untuk kebun mandiri yang sudah terdaftar dalam surat tanda daftar budidaya (STDB) di Ketapang seluas 4.367,64 ha dengan jumlah petani pekebun sebanyak 1.343 orang. 

Selanjutnya dari 76 perusahaan perkebunan yang sudah memperoleh IUP. 34 perusahaan di antaranya telah memiliki pabrik kelapa sawit (PKS) dengan jumlah kapasitas pabrik terpasang 2.140 ton tbs/jam dan jumlah kapasitas pabrik terpakai 1.750 ton tbs/jam. Serta ada beberapa perusahaan perkebunan kelapa sawit di Ketapang yang kebunnya sudah memasuki masa peremajaan atau replanting. 

Sementara itu Ketapang pada 2022, mempunyai target untuk peremajaan sawit rakyat seluas 2.500 ha. Di antara sasarannya kebun-kebun eks pir trans dan yang sudah tidak berproduksi dengan baik lagi.

"Kami mengharapkan Apkasindo Perjuangan berperan aktif mendukung dan mensukseskan program Pemerintah tersebut. Karena program ini langsung bersentuhan dengan petani pekebun," tutur Wabup.

"Bantuan dana peremajaan dari Kementerian Keuangan melalui Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit ini senilai Rp 30 juta per hektar yang diberikan secara gratis kepada petani yang kebunnya siap diremajakan. Tentunya harus memenuhi persyaratan yang sudah ditentukan," lanjut Farhan.

Pewarta: Subandi

Editor : Evi Ratnawati


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2022