Kepala Dinas P3AP2KB Kabupaten Sambas Fatma Aghitsni mengatakan, berdasarkan hasil Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) capaian indikator angka prevalensi stunting di Kabupaten Sambas mengalami penurunan hingga 2,1 persen.

Penurunan 2,1 persen itu, dimana sebelumnya 32,6 persen pada 2021, maka menjadi 30,5 persen pada tahun 2022. Sementara angka stunting di Kalimantan Barat juga turun dari 29,8 menjadi 27,8 persen di tahun 2022.

"Untuk mencapai target yang telah ditetapkan oleh Presiden yaitu tahun 2024 angka stunting di seluruh Indonesia bisa turun menjadi 14 persen, diperlukan upaya dan kerja keras seluruh stakeholder untuk bersama bersatu padu dalam upaya percepatan penurunan angka stunting di seluru Sambas," kata Fatma di Sambas, Selasa.

Dia mengatakan, dilihat dari urutan pencapaian percepatan penurunan stunting tingkat provinsi Kalbar, Kabupaten Sambas semula menduduki urutan keempat tertinggi angka stuntingnya. Dan saat ini kabupaten ini menempati urutan keenam.

"Walaupun terjadi penurunan 2,1 ini kita masih perlu kerja keras lagi untuk mencapai target yang telah ditentukan. Ini perlu dukungan semua pihak untuk kita bersama dapat menurunkan angka stunting hingga mencapai target," kata dia lagi.
Kegiatan rakoor pelaksanaan kovergensi percepatan penurunan stunting di aula Kantor Bupati Sambas. (Foto ANTARA/Slamet Ardiansyah)


Terkait upaya keras dalam percepatan penurunan stunting, Fatma mengatakan pihaknya telah melakukan Rakor Pelaksanaan kovergensi percepatan penurunan stunting Sambas yang dihadiri BKKBN Kalbar, Bupati Sambas, DPRD Sambas, para Camat, satgas stunting, Kades, Bidan dan pihak terkait lainnya.

"Kegiatan ini bertujuan untuk mengrefleksi, mengimplementasi kinerja Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) tahun 2022. Di dalam rakor ini juga dibahas apa saja kelebihan dan kekurangan terkait penangani stunting yang sudah dilakukan," ujarnya.

Tidak hanya itu tambahnya, di dalam rakor ini juga dibahas apa saja rekomendasi tindak lanjut yang akan diambil. Juga melakukan pembahasan perbaikan-perbaikan kinerja TPPS untuk tahun 2023.

"Terkait target yang diminta Bupati Sambas, kami akan selalu optimis disertai kerja keras agar apa yang ditargetkan itu tercapai," kata dia.



Editor: Nurul Hayat

Pewarta: Slamet Ardiansyah

Editor : Admin Antarakalbar


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2023