Wali Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Edi Rusdi Kamtono mendukung penerapan sistem pembayaran atau transaksi nontunai menggunakan Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS) karena lebih cepat, mudah dan praktis.

"Keuntungan menggunakan QRIS ini lebih cepat, mudah dan praktis, cukup scan kode QR-nya lewat ponsel pintar dan cantumkan nilai nominal pembayarannya," ujarnya usai menyalurkan donasi bagi korban banjir menggunakan QRIS saat menghadiri kegiatan BI Kalbar bersama Forkopimda di Pontianak, Jumat.

Ia menambahkan selain mudah dan cepat, penggunaan QRIS juga lebih aman karena menggunakan standar keamanan yang ketat untuk melindungi data pengguna dan transaksi keuangan yang dilakukan.

QRIS juga membantu mengurangi biaya transaksi yang dikeluarkan serta menghemat waktu sebab tidak perlu repot menggunakan uang tunai.

"Kalau menggunakan uang tunai, kadang kita menunggu uang kembalian. Tetapi dengan QRIS, nominal uang sesuai dengan nilai transaksi," imbuhnya.

Sekarang ini penggunaan QRIS sudah mulai banyak, mulai dari toko-toko besar hingga toko kecil, restoran, rumah makan hingga warung kopi dan usaha-usaha lainnya.

Ia mendorong pelaku usaha yang belum menggunakan QRIS supaya mulai memanfaatkan teknologi digital dalam transaksi keuangan.

"Digitalisasi transaksi ini juga akan mengurangi penggunaan uang fisik. Kemajuan teknologi digital yang kian pesat merambah hingga pada transaksi keuangan yang non tunai mesti harus kita ikuti. Hal itu kembali, untuk kemudahan dan kecepatan serta keamanan," papar dia.

 

Pewarta: Dedi

Editor : Admin Antarakalbar


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2023