Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengakhiri peringatan dini tsunami untuk wilayah Sumatera Utara pascagempa magnitudo 7,3 Mentawai-Siberut yang mengguncang Kepulauan Mentawai di Sumatera Barat.

Beberapa saat kemudian BMKG lantas memperbaharui kekuatan gempa bumi menjadi 6,9 magnitudo.
 
"Pada pukul 05.17 WIB tadi kami akhiri peringatan tsunami," kata Kepala Pusat Gempa dan Tsunami BMKG Daryono dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa.
 
Daryono menjelaskan peringatan dini tsunami di Sumatera Utara yang lokasinya jauh dari titik gempa itu diperoleh melalui pemodelan gelombang terkait dampak terjadinya tsunami.
 
Menurutnya, episentrum gempa yang berada di segmen Mentawai-Siberut ujung utara itu dekat dengan wilayah Sumatera Utara, sehingga wajar bila daerah yang terancam ada di wilayah utara hingga selatan.
 
"Ini tidak berada di Kepulauan Nias secara keseluruhan tetapi memang ada di ujung utara deretan Kepulauan Mentawai yang mana pusat gempanya berada di ujung utara segmen Mentawai-Siberut," jelas Daryono.
 
Lebih lanjut dia menyampaikan peringatan dini tsunami yang dikeluarkan oleh BMKG itu akurat walau beberapa wilayah mendapatkan status ancaman waspada kurang dari setengah meter.
 
"Artinya gempa yang kita sampaikan berkaitan dengan tsunami benar-benar terbukti terjadi tsunami meski tsunami minor tertinggi 11 sentimeter," terang Daryono.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa bumi berkekuatan kurang dari magnitudo 5,0 terjadi di dua wilayah di Indonesia pada Selasa (18/4) yaitu di wilayah Melonguane Sulawesi Utara dan Tenggara Keerom Papua.

Dikutip dari akun twitter @infoBMKG, Rabu dini hari, gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,8 terjadi pada pukul 23.07 WIB di 733 km Tenggara Keerom Papua. Gempa berkedalaman 10 km tersebut berada pada koordinat 4.05 LS dan 147.33 BT.

Selanjutnya, pihak BKMG juga mencatat gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,2 berpusat di 451 km Timur Laut Melonguane Sulawesi Utara. Pusat gempa tersebut berada pada koordinat 8.06 LU dan 126.82 BT pada kedalaman 220 Km.Baca selengkapnya: Gempa dangkal guncang sejumlah wilayah di Indonesia

 

Pewarta: Sugiharto Purnama

Editor : Admin Antarakalbar


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2023