Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (Pemkab HST) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mengupayakan program unggulan Sistem Integrasi Itik di Lahan Rawa dan Kering (SITI HAWA LARI) untuk mengentaskan kemiskinan ekstrem di kabupaten tersebut.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten HST Budi Satrya Tanjung di Hulu Sungai Tengah, Minggu, mengatakan program ini adalah kolaborasi antara tanam pertanian dengan peternakan Itik yang mana telah banyak membantu masyarakat dalam hal mengembangkan peternakan.

“Beberapa hari lalu perwakilan Bappenas dan Dinas Peternakan provinsi setempat baru saja meninjau terkait penilaian Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) tahap dua ke Kelompok Tani Lok Candiki di Desa Tabudarat Hilir, Kecamatan Labuan Amas Selatan,” ujarnya.

Selain diikutkan pada program untuk dilombakan, pemerintah daerah juga menggulirkan bantuan rutin setiap tahun sebanyak 49.500 ekor itik diberikan kepada 330 orang atau 150 ekor per orang.

“Kami memberikan bantuan Itik yang sudah berumur lima bulan, masyarakat cukup menunggu satu bulan lagi maka Itik sudah bisa menghasilkan telur. Tentu program ini sebagai salah satu komitmen pemerintah daerah untuk mengentaskan kemiskinan ekstrem,” ujar Budi.

Setelah bantuan Itik diberikan, kata dia, pemerintah daerah juga memberikan bantuan pakan sesuai dengan takaran yang dianggarkan kepada masing-masing peternak.

Menurutnya, program ini cukup membantu petani karena di samping bisa beternak, hasil penjualan telur juga bisa membantu perekonomian sehari-hari, atau bahkan dijadikan sebagai bibit anakan Itik.

Sementara, program SITI HAWA LARI telah diprogramkan sejak 2021, pada tahun ini Kabupaten Hulu Sungai Tengah diikutkan lomba karena dinilai memiliki potensi yang cukup besar.

Budi mengungkapkan secara umum, tim dari Bappenas dan Pemprov Kalsel menilai SITI HAWA LARI di kabupaten tersebut cukup memuaskan baik dari sisi proses dan hasilnya.

“Tim penilai datang meninjau Itik dan kandangnya, serta lingkungannya. Beberapa tempat lain juga di nilai dan akan diakumulasi untuk mewakili provinsi,” ujar dia pula.

 

Pewarta: Tumpal Andani Aritonang

Editor : Admin Antarakalbar


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2024