Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat meluncurkan Program Jumat Krida sebagai langkah terstruktur untuk meningkatkan kebugaran fisik sekaligus memperkuat kesehatan mental dan spiritual aparatur sipil negara (ASN) guna menunjang kualitas pelayanan publik.
"Sesuai semboyan Mens Sana in Corpore Sano, di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Kita ingin ASN Kalimantan Barat tetap bugar dan segar sehingga mampu bekerja optimal,” kata Gubernur Kalbar Ria Norsan di Pontianak, Senin.
Dia mengatakan keseimbangan jasmani dan rohani menjadi fondasi penting bagi ASN dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat di tengah beban kerja yang semakin dinamis.
Norsan menjelaskan, Program Jumat Krida yang diluncurkan pada hari Minggu (1/2) akan dilaksanakan secara rutin dua kali dalam sebulan dengan agenda utama olahraga bersama untuk menjaga stamina, imunitas, serta kebersamaan antarpegawai. Selain aktivitas fisik, kegiatan juga diisi pengajian rutin dan pembinaan kerohanian satu hingga dua kali setiap bulan.
Menurutnya, kesehatan fisik tanpa diimbangi kondisi spiritual yang baik tidak cukup untuk membentuk karakter aparatur yang berintegritas.
"Sehat fisiknya tapi rohaninya tidak sehat itu tidak baik, begitu juga sebaliknya. Keduanya harus selaras agar tercipta ASN yang kredibel dalam melayani masyarakat," tuturnya.
Dalam pelaksanaannya, gubernur menginstruksikan setiap organisasi perangkat daerah (OPD) bergiliran menyiapkan konsumsi sederhana berbasis pangan lokal seperti singkong rebus, ubi, jagung, dan pisang. Kebijakan itu dinilai tidak hanya mendukung pola hidup sehat, tetapi juga mendorong pemanfaatan komoditas pangan lokal Kalbar.
“Ini sekaligus mempromosikan makanan tradisional yang lebih sehat dan mendukung petani lokal,” katanya.
Pemprov juga merencanakan pengadaan seragam olahraga ASN yang dikoordinasikan masing-masing OPD dengan desain seragam untuk memperkuat identitas dan kekompakan.
Melalui program tersebut, Pemprov Kalbar menargetkan terciptanya budaya kerja yang lebih produktif, sehat, dan harmonis di lingkungan birokrasi, sehingga berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Pada kesempatan yang sama, Gubernur turut melepas peserta lari “Runner 69K” sebagai rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-69 Pemerintah Provinsi Kalbar 2026.
Kegiatan peluncuran dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Kalbar, Ketua Tim Penggerak PKK, Ketua Dharma Wanita Persatuan, serta jajaran kepala OPD dan ASN di lingkungan Pemprov Kalbar.
Editor : Admin Antarakalbar
COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2026