Pontianak (ANTARA) - Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan mengajak Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalbar memperkuat sistem pembinaan atlet secara berjenjang, terukur, dan berkelanjutan guna meningkatkan prestasi olahraga daerah, terutama menghadapi agenda nasional seperti Pekan Olahraga Nasional (PON).
“Kita ingin pembinaan atlet berjalan secara berjenjang, terukur, dan berkelanjutan agar setiap potensi benar-benar tumbuh menjadi prestasi. Menghadapi agenda besar seperti PON, kita tidak bisa bekerja sendiri-sendiri,” kata Norsan di Pontianak, Kamis.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, KONI, pengurus cabang olahraga, pelatih, dan atlet menjadi kunci dalam mencetak prestasi yang konsisten.
Pada pelantikan pengurus KONI Kalbar yang dinakhodai Daud Yordan tersebut dilakukan langsung oleh Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman, serta disaksikan unsur Forkopimda, kepala daerah kabupaten/kota, dan Ketua KONI se-Kalimantan Barat.
Ria Norsan menegaskan, Pemprov Kalbar memandang KONI sebagai mitra strategis dalam pembangunan olahraga. Karena itu, kepengurusan baru diharapkan mampu merangkul seluruh federasi dan organisasi cabang olahraga, membangun komunikasi terbuka, serta menyatukan visi dalam pembinaan.
Ia memastikan pemerintah daerah berkomitmen memberikan dukungan nyata, baik dari sisi anggaran, sarana dan prasarana, maupun peningkatan kualitas sumber daya manusia olahraga melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata.
“Pemerintah provinsi bersama kabupaten/kota telah mengalokasikan anggaran khusus untuk pengembangan olahraga. Ke depan dukungan ini akan terus diperkuat,” ujarnya.
Norsan juga mengungkapkan kebanggaannya atas capaian atlet Kalbar di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh–Sumatera Utara 2024, di mana kontingen Kalbar meraih empat medali emas, tujuh perak, dan 19 perunggu
“Prestasi ini menunjukkan potensi besar olahraga di bumi Khatulistiwa. Tugas kita memastikan potensi tersebut terus diasah dan mendapat dukungan memadai agar melahirkan lebih banyak prestasi,” katanya.
Selain itu, ia menekankan pentingnya pembinaan atlet usia dini, peningkatan kualitas pelatih, serta kesejahteraan insan olahraga sebagai fondasi kemajuan prestasi.
“Pemerintah provinsi siap mendukung pendanaan untuk KONI. Dukungan ini harus diiringi hasil terbaik bagi masyarakat Kalbar. Insya Allah, komitmen ini akan kami buktikan demi kemajuan olahraga di Kalbar,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua KONI Kalbar Daud Yordan menyatakan siap membawa organisasi berjalan selaras dengan seluruh pemangku kepentingan guna meningkatkan prestasi olahraga daerah.
“Kami ingin KONI Kalbar berjalan seiring dengan seluruh stakeholder. Target kami, prestasi olahraga Kalbar terus meningkat sesuai semangat ‘Kalbar Bangkit’,” ujarnya.
