"Ada lima upaya pengembangan e-money untuk tahun 2013 hingga 2015 mendatang," kata Kepala Divisi Pengembangan dan Kebijakan
Sistem Pembayaran BI Ida Nuryanti saat acara pelatihan bertemakan "Ketentuan Sistem Pembayaran dan Kesiapan Perbankan" di Bandung, Sabtu.
Langkah pertama yakni interoperabilitas (integrasi aplikasi) di sektor transportasi. Pelaksanaannya akan melibatkan bank penerbit dan instansi terkait seperti Jasa Marga, KAI, Damri, serta Busway.
"Ini sudah dilakukan sejak beberapa tahun lalu walaupun belum bisa terkoneksi 100 persen," ujar Ida.
Ida melanjutkan, langkah kedua yakni dengan mendorong standarisasi teknis dan bisnis.
"Standarisasi ini untuk meningkatkan efisiensi dan keamanan industri," kata Ida.
Kemudian langkah ketiga adalah mendorong penetrasi server based.
"Kepemilikan 'mobile devices' saat ini sangat tinggi dan sudah menembus seluruh lapisan masyarakat," ujar Ida.
Langkah keempat yakni meningkatkan kesadaran masyarakat melalui edukasi dan sosialisasi kepada akademisi dan masyarakat umum baik secara langsung maupun media elektronik dan cetak.
"Dan langkah yang terakhir yakni dengan membuat kebijakan dan ketentuan yang mendukung pengembangan e-money ke depannya," kata Ida.
(C005/R010)
Pewarta: Citro AtmokoEditor : Zaenal A.
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.