Genjot Terus Kinerja BendaharawanSekadau (Antara Kalbar) - Pengelolaan keuangan memang perhatian serius jajaran pemerintah daerah karena, jika pengelolaan keuangan tidak rapi, maka akan rawan menjadi objek pemeriksaan auditor. Karena itu, para bendaharawan sebagai pemegang kas diingatkan untuk terus meningkatkan kemampuannya dalam mengelola keuangan.
“Bendahara harus selalu belajar. Jangan malu bertanya kepada ahlinya, dan yang kita sampaikan ini merupakan salah satu bukti tekad Pemda untuk menciptakan pengelolaan keuangan yang tertib dan akuntabel,†tegas Sekda Sekadau, Yohanes Jhon (17/3).
Dia mencontohkan, saya pribadi juga tidak malu belajar. Saya juga masih belajar. Kalau ada hal-hal yang tidak saya mengerti, saya biasanya sampai buka internet. Belajar, merupakan salah satu kunci untuk memahami segala sesuatu yang berhubungan dengan kinerja. Terlebih bagi PNS, khususnya bendahara dimana aturan keuangan kerap sekali berubah.
“Tiap tahun aturan tentang keuangan selalu berubah. Akibatnya, ada aturan yang belum selesai disosialisasikan, tapi sudah berubah lagi. Untuk menyiasati itu, maka sangat penting kita untuk belajar,†ucapnya.
Sementara iti, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Iwan Karantika mengatakan, pengelolaan keuangan yang berbasis aktual sudah diterapkan di banyak Negara. Banyak manfaat yang bisa dicapai dengan penerapan system keuangan yang berbasis akrual.
“Manfaatnya, antara lain, bisa memberikan gambaran yang utuh atas posisi keuangan pemerintah. Basis akrual juga bisa menyajikan informasi yang sebenarnya mengenai hak dan kewajiban pemerintah. Selain itu bermanfaat dalam mengevaluasi kinerja pemerintah terkait biaya jasa layanan, efisiensi dan pencapaian tujuan,†tandasnya.
Gansi/N005)
Pewarta: Gansi: Nurul Hayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.