Dikatakannya, sapi tersebut merupakan bantuan pemerintah pusat dari Dana Dekonsentrasi melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2012.Â
"Yang menerima tahun 2012 kelompok ternak Mekar Mandiri I sebanyak 55 ekor. Sekarang sudah berkembang menjadi 85 ekor. Tanggal 15 Januari 2015 telah digulirkan kepada kelompok Mekar Mandiri 2 sebanyak 14 ekor. Kemudian tanggal 11 November 2015 digulirkan lagi sebanyak 19 ekor kepada kelompok Mekar Harapan," ujar Maryatiningsih.
Ningsih, sapaaan Maryatiningsih optimistis kedepan seluruh masyarakat Desa Menarin akan mendapat perguliran sapi yang sedang berjalan.
"Kedepan dengan komitmen yang kuat dari kelompok ternak dan masyarakat, maka sebanyak 300 KK (Kepala Keluarga) di Desa Menarin mendapat perguliran sapi tersebut," kata Ningsih.
Menurutnya, keberhasilan pengelolaan sapi itu tidak lepas dari dukungan aparat desa dan kecamatan setempat. Sehingga perguliran bisa berjalan dengan baik.
"Dan didukung administrasi yang bagus dari masing-masing kelompok. Sehingga diharapkan ke depan kelompok-kelompok yang ada telah menerima bantuan ternak bisa menerapkan apa yang telah dijalankan kompok di Desa Menarin," harap Ningsih.
Ningsih menambahkan, ketentuan perguliran sapi untuk setiap anggota kelompok yang menerimanya, apabila sapi itu sudah beranak.
Sementara perguliran selanjutnya akan diatur bersama dengan cara penambahan jumlah anggota kelompok ternak.
"Perguliran itu akan berlangsung terus pada anggota kelompok yang telah mendapat bibit sapi. Jika sudah beranak maka, kewajiban mereka menggulirkan satu kali pada anggota lainnya dan seterusnya. Menurut informasi dari ketua Mekar Mandiri I, bahwa nanti hanya 3 kelompok itu saja di Desa Menarin, seperti Mekar Mandiri I, 2 dan Mekar Harapan. Nanti penambahan jumlah anggota kelompok saja," bebernya.
Ningsih mengatakan, Dispertanak hanya membantu melakukan pengawasan dan pembinaan kelompok dengan melibatkan Pokwas (Kelompok Pengawas) Desa yang terdIri dari aparatur Desa serta melibatkan tokoh masyarakat.
Pewarta: AndreEditor : Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.