Sungai Raya (Antara Kalbar) - Pemerintah Kabupaten Kubu Raya, Kalbar melalui Camat Sungai Raya mendata rumah yang rusak akibat angin kencang pada Sabtu (23/1), sekaligus untuk memberikan bantuan kepada masyarakat yang terkena musibah.
    "Minggu kemarin kita sudah melakukan pendataan terhadap berapa rumah yang rusak. Dari data tersebut akan kita sampaikan kepda Dinas Sosial dan Pemkab Kubu Raya agar bisa ditindak lanjuti," kata Camat Sungai Raya, Tugiono di Sungai Raya, Senin.
    Dia menjelaskan, dari hasil pendataan tersebut, ada 22 buah rumah yang tusak dan lima rumah rusak berat dan 17 rumah rusak pada bagian atapnya saja.
    "Untuk lokasinya ada di desa limbung, dimana ada 22 rumah yang rusak. Namun, tidak ada korban jiwa dari kejadian ini, beberapa warga yang bangunan rumahnya rusak menumpang dengan kerabatnya yang berada tak jauh dari lokasi kejadian," tuturnya.
    Terpisah, Kabid Pencegahan Kesiapsiagaan dan Pemadam Kebakaran BPBD Kubu Raya, Sulistyo mengatakan sebanyak 22 rumah rusak di Desa Limbung usai angin puting beliung menerjang pada Sabut (23/1) Sore peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WIB yang di awali dengan mendung kemudian disertai dengan hujan.
    "Umumnya sebelum terjadinya Angin Puting Beliung, cuaca mendung, hujan gerimis kemudian disertai dengan angin kencang," Kata Sulis.
    Sementara itu, Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika Supadio Pontianak mempredisikan angin dengan kecepatan 10 sampai 20 knot masih akan terjadi selama bulan Januari ini.
    "Angin dengan kecepatan 10 sampai 20 knot atau 20 sampai 40 kilometer perjam yang bertiup dari arah Timur Laut sampai Barat, masih akan terjadi selama bulan Januari ini. Dengan kecepatan tersebut, angin masuk dalam kategori sedang hingga kencang," kata prakirawan BMKG Supadio Pontianak, Tika di Sungai Raya, Minggu.
    Dia menjelaskan, untuk angin kencang yang terjadi pada Sabtu sore kemarin yang menumbangkan cukup banyak pohon pada beberapa lokasi berbeda di kota Pontianak dan sekitarnya, bertiup dengan kecepatan 10 sampai 20 knot.
    "Meski masuk dalam kategori kencang, namun itu tidak masuk dalam kategori angin puting beliung. Karena untuk angin puting beliung itu dilihat dari putaran angin, sedangkan yang terjadi pada Sabtu kemarin itu hanya hembuasan angin kencang saja," tuturnya.
    Tika menambahkan, untuk prakiraan curah hujan, di Kalbar, hingga pekan depan masih akan terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga hingga sedang dan itu masih akan terjadi hingga satu pekan kedepan.
    "Seperti hari ini, kondisi cuaca pada umumnya berawan dan berpotensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang di daerah, Landak, Bengkayang, Sanggau dan Sambas," katanya.



Pewarta: Rendra Oxtora
Editor : Teguh Imam Wibowo

COPYRIGHT © ANTARA 2026