Rajapaksa mengatakan, selain kurang cairan, sejumlah obat seperti penghilang rasa sakit, obat diabetes dan dekongestan, antidepresan dan relaksan otot juga menjadi penyebab mulut kering.
Keluhan yang menganggu itu juga bisa menjadi tanda Anda mengalami sindrom Sjogren--penyakit autoimun yang menyerang kelenjar kelembaban tubuh), gula darah tinggi, atau diabetes. Dalam beberapa kasus yang jarang terjadi, mulut kering mungkin menandakan kerusakan saraf pada kepala atau leher.
Bila mengalami mulut kering, sangat penting untuk berkonsultasi dengan dokter anda untuk menghindari masalah-masalah kesehatan yang lebih serius. Mulut kering diketahui bisa mengakibatkan luka, infeksi jamur pada mulut, penyakit gusi atau kerusakan gigi.
Laman Health.com melaporkan, konsultasikan pada dokter atau dokter gigi tentang pasta gigi, obat kumur, atau gel yang dirancang khusus untuk mengurangi gejala mulut kering, selain obat oral resep yang merangsang produksi air liur.
Uploader : Admin Antarakalbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.